kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tree Land ingin IPO pada 2019


Rabu, 12 Agustus 2015 / 17:59 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Tritunggal Agung Propertindo atau Tree Land tengah mengkaji rencana untuk go public melalui penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO).

Selain untuk mendapatkan tambahan modal untuk memperbesar bisnis properti, langkah IPO ini juga untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat sebagai perusahaan properti. Pasalnya, perusahaan go public melaporkan keuangan mereka kepada publik melalui Bursa Efek Indonesia.
 

Maya Miranda Ambarsari, Presiden Direktur Tritunggal Agung Propertindo mengatakan, perseroannya ingin melepaskan saham sekitar 20% hingga 30%. Besaran saham yang akan dilepas tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan modal yang diperlukan. Apalagi, rencana IPO tersebut belum akan dilakukan dalam watyu dekat ini.

“Kami merencanakan IPO pada tahun 2019-2020,” kata Rabu (12/8).

Informasi saja, Tritunggal Agung Propertindo ini berdiri sejak Januari 2015 dengan kepemilikan saham 40% Maya Miranda Ambarsari, 40% Andreas Reza Nazaruddin, dan 20% Andy Surja Jap. Ketiga orang ini adalah pemain lama properti, namun mereka hanya bermain perorangan dan tidak menggunakan perseroan terbatas (PT).

Saat ini, Tritunggal Agung Propertindo atau Tree Land tengah menggarap pembangunan kondotel seluas 1,5 hektare (ha) di Cisarua - Jawa Barat dengan brand Grand Dafam Cisarua (GDC). Perusahaan menginvestasikan dana Rp 375 miliar dengan kapasitas 234 unit dengan 9 lantai dan 1 lantai semi basement.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×