CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.323   90,73   1,46%
  • KOMPAS100 836   12,74   1,55%
  • LQ45 633   5,46   0,87%
  • ISSI 218   3,53   1,64%
  • IDX30 356   1,83   0,52%
  • IDXHIDIV20 441   0,79   0,18%
  • IDX80 95   1,15   1,23%
  • IDXV30 118   0,38   0,32%
  • IDXQ30 114   0,33   0,29%

Vale Indonesia (INCO) buka kemungkinan pembangunan PLTG dilakukan partner China


Jumat, 29 Oktober 2021 / 15:26 WIB
ILUSTRASI. Logo Vale Indonesia di badan pesawat sewa charter INCO di bandara sultan hasanuddin makassar


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Asal tahu saja, Vale Indonesia akan membangun PLTG sebesar 500 MW yang akan mengaliri listrik ke smelter feronikel di Bahodopi, Sulawesi Tengah yang berkapasitas 72.000 ton. 

Bulan lalu, emiten berkode saham INCO di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sedang fokus berdiskusi dengan SKK Migas perihal pasokan gas alam cair (LNG) ke PLTG. Penggunaan LNG ini bertujuan untuk memenuhi komitmen INCO terhadap agenda dekarbonisasi. 

Melansir keterangan resmi Juni, Presiden Direktur sekaligus CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy mengatakan mitra proyek ini telah mendukung agenda rendah karbon Vale dengan menyepakati perubahan rencana dari pembangkit listrik tenaga batubara menjadi gas. 

"Kami percaya Perjanjian Kerjasama proyek untuk Fasilitas Pengolahan Nikel Bahodopi  ini merupakan bukti keselarasan komitmen keberlanjutan kami, di mana hal ini sangat penting bagi Vale Indonesia," ujarnya. 

Selanjutnya: Kenaikan Harga Ungkit Produksi Mineral, Begini Proyeksi Kinerja Produsen Mineral

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×