kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Vale Indonesia (INCO) buka kemungkinan pembangunan PLTG dilakukan partner China


Jumat, 29 Oktober 2021 / 15:26 WIB
ILUSTRASI. Logo Vale Indonesia di badan pesawat sewa charter INCO di bandara sultan hasanuddin makassar


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Asal tahu saja, Vale Indonesia akan membangun PLTG sebesar 500 MW yang akan mengaliri listrik ke smelter feronikel di Bahodopi, Sulawesi Tengah yang berkapasitas 72.000 ton. 

Bulan lalu, emiten berkode saham INCO di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sedang fokus berdiskusi dengan SKK Migas perihal pasokan gas alam cair (LNG) ke PLTG. Penggunaan LNG ini bertujuan untuk memenuhi komitmen INCO terhadap agenda dekarbonisasi. 

Melansir keterangan resmi Juni, Presiden Direktur sekaligus CEO Vale Indonesia, Febriany Eddy mengatakan mitra proyek ini telah mendukung agenda rendah karbon Vale dengan menyepakati perubahan rencana dari pembangkit listrik tenaga batubara menjadi gas. 

"Kami percaya Perjanjian Kerjasama proyek untuk Fasilitas Pengolahan Nikel Bahodopi  ini merupakan bukti keselarasan komitmen keberlanjutan kami, di mana hal ini sangat penting bagi Vale Indonesia," ujarnya. 

Selanjutnya: Kenaikan Harga Ungkit Produksi Mineral, Begini Proyeksi Kinerja Produsen Mineral

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×