kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,60   -0,46%
  • KOMPAS100 1.233   -6,04   -0,49%
  • LQ45 872   -3,35   -0,38%
  • ISSI 329   -0,58   -0,17%
  • IDX30 448   0,08   0,02%
  • IDXHIDIV20 530   2,29   0,43%
  • IDX80 137   -0,73   -0,53%
  • IDXV30 147   0,98   0,67%
  • IDXQ30 144   0,49   0,34%

VIDA Perkuat Posisi Digital Identity dengan Fitur Manajemen Dokumen


Jumat, 23 Januari 2026 / 11:26 WIB
VIDA Perkuat Posisi Digital Identity dengan Fitur Manajemen Dokumen
ILUSTRASI. VIDA Dukung Kedaulatan AI Indonesia dengan Perkuat Keamanan Identitas Digital (dok/VIDA Dukung Kedaulatan AI Indonesia dengan Perkuat Keamanan Identitas Digital)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyedia solusi digital identity dan fraud prevention, VIDA memperluas portofolio produknya dengan menghadirkan dua fitur baru di VIDA App, yakni DocsVault dan SecureShare.

Kedua fitur ini dirancang untuk memperkuat perlindungan dokumen pribadi di tengah meningkatnya risiko kebocoran data di ruang digital.

Langkah tersebut diambil seiring maraknya kasus penyalahgunaan data pribadi, mulai dari pendaftaran pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik data hingga pembobolan rekening bank.

Baca Juga: Danantara Pacu Investasi US$14 Miliar Sepanjang 2026, Fokus Energi hingga Pangan

VIDA menilai, dalam banyak kasus, kebocoran data tidak hanya bersumber dari celah sistem, tetapi juga dari kebiasaan pengguna dalam menyimpan dan membagikan dokumen secara tidak aman.

“Sebagian besar kebocoran data tidak hanya disebabkan oleh celah sistem, tetapi juga oleh kelalaian individu. Karena itu, kami melihat kebutuhan akan solusi yang memberi kendali penuh kepada pengguna dalam mengelola dokumen pribadinya,” ujar Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Fitur DocsVault dirancang sebagai ruang penyimpanan dokumen digital yang telah terenkripsi dan dilengkapi dengan pengamanan biometrik.

Melalui fitur ini, pengguna dapat menyimpan berbagai dokumen penting, seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, hingga dokumen administratif lainnya, yang hanya dapat diakses oleh pemilik akun.

Sementara itu, fitur SecureShare memungkinkan pengguna membagikan dokumen secara aman dengan mekanisme kontrol akses yang fleksibel.

Baca Juga: Skema Impor BBM Swasta 2026: Secara Periodik, Kuota Sama dengan Tahun 2025

Pengguna dapat mengatur durasi akses, jumlah pembukaan dokumen, jenis izin (lihat atau unduh), serta memantau riwayat penggunaan dokumen secara real-time. Akses terhadap dokumen juga dapat dicabut kapan saja jika sudah tidak diperlukan.

“DocsVault memungkinkan pengguna menyimpan dokumen penting dalam penyimpanan terenkripsi dengan perlindungan biometrik wajah. Saat dokumen perlu dibagikan, SecureShare memberi kontrol penuh, mulai dari pengaturan durasi akses, jumlah pembukaan, hingga pemantauan riwayat penggunaan,” kata AVP Product Management VIDA, Mukti Pradana.

VIDA menilai, kehadiran dua fitur ini menjawab kebutuhan pengguna yang semakin sering melakukan transaksi dan proses administrasi secara digital, baik di sektor layanan keuangan, pendidikan, maupun dunia kerja.

Dengan meningkatnya pertukaran dokumen lintas platform, risiko kebocoran data diperkirakan akan terus membesar tanpa mekanisme pengelolaan yang memadai.

Baca Juga: Keputusan Satgas PKH Cabut Izin Perusahaan Sektor Energi Belum Bulat

Sebagai bagian dari pengenalan fitur baru tersebut, VIDA juga meluncurkan kampanye literasi publik #VIDAJagaKalian untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga data pribadi.

Salah satu isu yang disorot adalah praktik penggunaan fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pribadi lainnya sebagai pembungkus makanan, yang dinilai masih lazim dan berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan data.

VIDA menggelar rangkaian aktivasi publik di kawasan MRT Dukuh Atas pada 22–25 Januari 2026 untuk memperkenalkan cara kerja DocsVault dan SecureShare sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan dokumen digital yang aman.

Dari sisi industri, peluncuran fitur ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan solusi digital document management yang terintegrasi dengan sistem identitas digital.

Baca Juga: Realisasi Anggaran Kementerian ESDM Capai Rp13,19 Triliun di Tahun 2025

Di tengah pertumbuhan layanan keuangan digital dan e-government, kemampuan menyimpan dan membagikan dokumen secara aman diperkirakan akan menjadi salah satu diferensiasi utama platform digital identity ke depan.

Melalui DocsVault dan SecureShare, VIDA menargetkan dapat memperluas basis pengguna aktif di segmen ritel sekaligus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi identitas digital end-to-end di Indonesia.

Selanjutnya: Bukan Cuma Hantu, 7 Film Horor Thailand Ini Punya Plot Twist Tak Terduga

Menarik Dibaca: Bukan Cuma Hantu, 7 Film Horor Thailand Ini Punya Plot Twist Tak Terduga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×