kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Wahana Interfood (COCO) Incar Kenaikan Penjualan 25% Selama Ramadan


Senin, 06 Februari 2023 / 16:57 WIB
ILUSTRASI. Biji cokelat produksi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kakao dan cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengincar peningkatan penjualan signifikan selama momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini. Sejumlah strategi pun disiapkan perseroan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama momentum tersebut. 

Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara Gendra Fachrurozi mengutarakan, pihaknya mengincar kenaikan penjualan mencapai 25% selama momentum Ramadan dibandingkan bulan-bulan biasa. 

"Dengan semakin dikenalnya produk-produk kami di seluruh Indonesia, permintaan terhadap produk kami terus meningkat," ujar Gendra, saat dihubungi Kontan.co.id pada Senin (6/2). 

Untuk menghadapi momentum Ramadhan tahun ini, lanjut dia, Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan supply produk yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat.  Khusus memasuki bulan puasa dan lebaran, COCO melakukan antisipasi dengan buffer stock 3 bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Superkrane Mitra Utama (SKRN) Optimistis Pendapatan Tahun Ini Akan Naik 20%

"Sebab, naiknya permintaan produk perseroan di bulan Ramadan sangat signifikan," sebut dia. 

COCO belum merilis secara resmi laporan keuangan tahun buku 2022. Namun, Gendra menyampaikan bahwa perseroan berhasil kembali meraih tren bisnis yang berkembang. Ini tak lepas dari sejumlah strategi penjualan dan pemasaran yang dinilai efektif meningkatkan bisnis perusahaan selama tahun lalu. 

"Di tengah kondisi pasar yang masih dipengaruhi pandemi COCO dapat melalui tahun 2022 dengan pencapaian yang membesarkan hati. Sedangkan efisiensi Produksi dan Operasional secara signifikan berhasil meningkatkan profitabilitas," paparnya. 

Adapun, hingga September tahun lalu, COCO mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 211,56 miliar. Angka ini melesat 34,29% dari pada periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp 157,53 miliar. Laba neto tahun berjalan juga terpantau tumbuh tipis, dari semula Rp 4,28 miliar pada kuartal III-2021, menjadi Rp 4,60 miliar di kuartal III-2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×