kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Wahana Interfood (COCO) Incar Kenaikan Penjualan 25% Selama Ramadan


Senin, 06 Februari 2023 / 16:57 WIB
ILUSTRASI. Biji cokelat produksi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kakao dan cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengincar peningkatan penjualan signifikan selama momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini. Sejumlah strategi pun disiapkan perseroan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama momentum tersebut. 

Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara Gendra Fachrurozi mengutarakan, pihaknya mengincar kenaikan penjualan mencapai 25% selama momentum Ramadan dibandingkan bulan-bulan biasa. 

"Dengan semakin dikenalnya produk-produk kami di seluruh Indonesia, permintaan terhadap produk kami terus meningkat," ujar Gendra, saat dihubungi Kontan.co.id pada Senin (6/2). 

Untuk menghadapi momentum Ramadhan tahun ini, lanjut dia, Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan supply produk yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat.  Khusus memasuki bulan puasa dan lebaran, COCO melakukan antisipasi dengan buffer stock 3 bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Superkrane Mitra Utama (SKRN) Optimistis Pendapatan Tahun Ini Akan Naik 20%

"Sebab, naiknya permintaan produk perseroan di bulan Ramadan sangat signifikan," sebut dia. 

COCO belum merilis secara resmi laporan keuangan tahun buku 2022. Namun, Gendra menyampaikan bahwa perseroan berhasil kembali meraih tren bisnis yang berkembang. Ini tak lepas dari sejumlah strategi penjualan dan pemasaran yang dinilai efektif meningkatkan bisnis perusahaan selama tahun lalu. 

"Di tengah kondisi pasar yang masih dipengaruhi pandemi COCO dapat melalui tahun 2022 dengan pencapaian yang membesarkan hati. Sedangkan efisiensi Produksi dan Operasional secara signifikan berhasil meningkatkan profitabilitas," paparnya. 

Adapun, hingga September tahun lalu, COCO mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 211,56 miliar. Angka ini melesat 34,29% dari pada periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp 157,53 miliar. Laba neto tahun berjalan juga terpantau tumbuh tipis, dari semula Rp 4,28 miliar pada kuartal III-2021, menjadi Rp 4,60 miliar di kuartal III-2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×