Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A. Hingga saat ini, progres konstruksi proyek telah mencapai 85,20%, dengan target penyelesaian pada Kuartal I-2027 untuk seluruh area yang telah bebas lahan.
Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang akan memperkuat konektivitas antara wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin menyatakan kehadiran ruas tol ini akan menjadi jalur alternatif yang mengurangi ketergantungan terhadap Jalan Tol Jakarta–Cikampek eksisting, seeing membantu mengurai kemacetan serta meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terutama pada jam sibuk maupun musim libur.
“Kami optimistis penyelesaian Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A akan memberikan nilai tambah bagi konektivitas kawasan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat," ujar Ngatemin, dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: Progres 81,19%, Wijaya Karya (WIKA) Percepat Pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1B
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan konstruksi, WIKA menerapkan berbagai teknologi digital, di antaranya Building Information Modeling (BIM) sebagai media perencanaan, visualisasi, koordinasi, serta pengendalian pekerjaan.
Selain itu, proyek juga memanfaatkan teknologi drone melalui metode fotogrametri dan LiDAR untuk memperoleh data kondisi lapangan secara cepat dan akurat.
Integrasi teknologi tersebut mendukung proses monitoring progres, meminimalkan potensi pekerjaan ulang (rework), serta memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai desain, spesifikasi teknis, dan standar mutu yang ditetapkan.
Selaras dengan transformasi operasional, proyek ini juga mengimplementasikan prinsip Lean Construction untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan melalui perencanaan yang terintegrasi, pengendalian proses yang lebih efektif, serta optimalisasi sumber daya.
Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Catat Progres Pembangunan Jalan IKN 19,35%, Lampaui Rencana Awal
Penerapan pendekatan ini membantu meminimalkan pemborosan (waste), mengurangi potensi pekerjaan ulang, dan mendorong penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya.
Di sisi lain, WIKA juga mengedepankan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap tahapan pembangunan proyek.
“Hal tersebut diwujudkan melalui penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai sosial melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Kebut Proyek Mandiri Financial Center PIK 2, Progres Sudah 34,63%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
