kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wow! Inden mobil sport Toyota 86 sampai September


Selasa, 12 Juni 2012 / 09:36 WIB
ILUSTRASI. Transaksi digital banking BCA di kuartal I 2021 meningkat


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mobil Toyota boleh tersenyum atas respon pasar terhadap penjualan Toyota sport 86.

Perusahaan tak menyangka, sampai akhir pekan lalu, pesanan Toyota 86 itu mencapai 96 unit. "Itu baru data penjualan yang kami terima dari Jakarta saja," ungkap Widyawati Soedigdo, General Manager Marketing Planning and Customer Relation, TAM, saat dihubungi KompasOtomotif, kemarin (11/6).

Permintaan yang terlalu tinggi, justru membuat khawatir TAM sendiri. Pasalnya, impor kendaraan sport tahap pertama hanya 40 unit, berarti sisa 56 konsumen harus sabar menunggu impor tahapan berikutnya.

Diperkirakan, jika kendaraan berjuluk "Hachi Roku" itu dibeli sekarang, maka kendaraan akan sampai ke tangan konsumen pada September mendatang. "Kita akan meeting dengan prinsipal (Toyota Motor Corporation) akhir bulan ini untuk mengajukan penambahan pasokan. Semoga dikabulkan agar pembeli tidak menunggu terlalu lama," harap Widyawati.

Toyota di Indonesia mendesak prinsipal agar menambah kuota kendaraan besutan Toyota dan Subaru itu bisa bertambah. Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM saat prosesi peluncuran di Parkir Barat, Senayan, Jakarta, awal Juni lalu mengatakan, "kami enggak menyangka konsumen sangat antusias. Padahal, awalnya kita tidak terlalu berharap banyak untuk penjualan 86, karena sifatnya sangat segmented."

Sport kupe dengan dua pintu ini yang dijual mulai Rp 600 juta hingga Rp 636 juta ini ditargetkan mampu terjual 200 hingga akhir tahun. (Aris F.Harvenda/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×