Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.205
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

YLKI: Kenaikan tarif tol harus diimbangi fasilitas

Rabu, 06 Desember 2017 / 21:23 WIB

YLKI: Kenaikan tarif tol harus diimbangi fasilitas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, kenaikan arif jalan tol semestinya tidak hanya mempertimbangkan inflasi. Jika hanya mempertimbangkan inflasi, pelayanan kepada konsumen menjadi tidak diperhitungkan.

Agus Sujatno, Sekretaris YLKI mengatakan, kondisi ekonomi saat ini sedang dalam tren melemah seiring naiknya sejumlah kebutuhan pokok, seperti LPG 3 kg. Terlebih menjelang akhir tahun, kebutuhan pokok masyarakat juga ikut meningkat.

Menurutnya, kenaikan tarif tol yang hanya mempertimbangkan inflasi tidak hanya berdampak pada pengendara mobil pribadi, tetapi juga mobil-mobil pengangkut barang kebutuhan pokok. "Hal ini yang menyebabkan harga pokok juga ikut naik," ujar Agus saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (6/12).

Adapun, pertimbangan Standar Pelayanan Minimal (SPM) juga harus transparan agar publik pun bisa merasakan adanya perbaikan layanan jalan tol. "Perusahaan jalan tol harus mampu menjelaskan perbaikan kondisi layanan jalan tol masyarakat, seperti apa atau dengan menambah fasilitas," ungkapnya.

Seperti diketahui, PT Bintaro Serpong Damai (BSD) secara resmi akan menaikkan tarif jalan tol per 8 Desember 2017. Purwoto, Presiden Direktur PT BSD mengklaim, dari sisi SPM, anak usaha Margautama Nusantara ini mendapat penilaian yang memenuhi syarat seperti ketentuan pemerintah, di antaranya rata-rata kecepatan mobil.

"Untuk kecepatan kita sudah ada di kondisi normal yaitu 69,65 km/jam atau sudah memenuhi syarat yang diberlakukan yakni rata-rata di atas 60 km/jam," kata Purwoto di Tangerang Rabu (6/12).

Namun begitu, pihaknya belum menambah fasilitas lain seperti rest area. Purwoto bilang, penyesuaian tarif tidak bisa ditetapkan langsung atau sekaligus karena akan terlalu tinggi pada saat ini.

"Dari segi kemampuan [perusahaan] tidak mungkin, maka disesuaikan berdasarkan inflasi," tambahnya. Menurut Purwoto, pengembalian investasi jalan tol bisa memakan waktu cukup lama, yakni 15 tahun baru bisa balik modal. 


Reporter: Klaudia Molasiarani
Editor: Rizki Caturini

JALAN TOL

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0571 || diagnostic_web = 0.3343

Close [X]
×