kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.886   -102,00   -0,57%
  • IDX 6.135   13,01   0,21%
  • KOMPAS100 795   2,15   0,27%
  • LQ45 609   0,55   0,09%
  • ISSI 213   1,32   0,62%
  • IDX30 337   -0,16   -0,05%
  • IDXHIDIV20 429   2,43   0,57%
  • IDX80 91   0,23   0,25%
  • IDXV30 116   0,96   0,83%
  • IDXQ30 110   0,32   0,29%

2016, Puradelta yakin raih penjualan lahan 60,7 Ha


Senin, 19 September 2016 / 06:30 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Puradelta sebetulnya tidak membatasi sektor industri yang ingin membangun pabrik di GIIC meskipun selama ini yang masuk ke kawasan industri tersebut masih didominasi sektor yang berkaitan dengan otomotif.

Hanya industri yang menghasilkan polusi besar yang tidak diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut. "Kawasan industri kita mengusung konsep Green sehingga semua industri yang menghasilkan polusi besar seperti pabrik yang pakai batubara tidak boleh masuk ke GIIC," jelas Tondy.

Terakhir kesepekatan besar yang ditorehkan Puradelta masih dari sektor otomotif. Perusahaan berhasil menjalin kesepakatan penjualan lahan dengan Astra Honda Motor (AHM) seluas 38,3 ha. Kesepakatan inilah yang mendorong target pra penjualan lahan perusahaan bisa ditembus.

Kehadiran AHM tersebut akan mengukuhkan posisi GIIC sebagai pusat otomotif mengingat sebelumnya sejumlah produsen otomotif telah hadir di kawasan tersebut seperti Suzuki,dan Maxxis Internasional 35 ha, Mitsubishi 51 ha dan SAIC GM Wuling 60 ha.

Meskipun target Puradelta telah terlampaui, namun perusahaan ini tidak memiliki rencana untuk mengubah target para penjualan maupun target pendapatan tahun ini yakni Rp 2,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×