kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

4 Bulan Berjalan, Penyaluran B40 Tembus 4,3 Juta Kiloliter


Senin, 05 Mei 2025 / 16:49 WIB
4 Bulan Berjalan, Penyaluran B40 Tembus 4,3 Juta Kiloliter
ILUSTRASI. Program mandatori Biodiesel 40% ke dalam Bahan Bakar Minyak jenis Minyak Solar telah terserap sebanyak 4,3 juta kiloliter.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah kurang lebih berjalan selama empat bulan sejak 1 Januari 2025, program mandatori pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Biodiesel/FAME sebesar 40% ke dalam Bahan Bakar Minyak jenis Minyak Solar atau B40 telah terserap ke pasar sebanyak 4,3 juta kiloliter.

Menurut Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi penyerapan biodiesel selama empat bulan terakhir lebih banyak dilakukan untuk biodiesel non-PSO atau non Public Service Obligation yang tidak menggunakan subsidi.

"4.3 juta kl, Non PSO melampaui PSO, berarti harga di industri acceptable. Mudah-mudahan tetap bisa diterima oleh industri," ungkap Eniya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (05/05).

Baca Juga: Indonesia Butuh Tambahan Kapasitas Biodiesel 4 Juta Kl Untuk Implementasi B50

Ia juga menyebut, pemerintah melalui Kementerian ESDM optimis penyerapan biodiesel tahun ini bisa sesuai dengan target.

"Itu per minggu lalu, akhir april (volume terserap), mudah-mudahan sesuai target," tambahnya.

Sebelumnya, dalam catatan Kontan, untuk tahun ini, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menetapkan kuota 15,6 juta kiloliter (kl) biodiesel dengan rincian, 7,55 juta kl diperuntukkan bagi Public Service Obligation atau PSO. Sementara 8,07 juta kl dialokasikan untuk non-PSO.

Dalam implementasi di tahun-tahun sebelumnya, seluruh alokasi B40 disubsidi oleh pemerintah. Keterbatasan dana subsidi atau dana insentif dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) atau yang kini telah berganti nama menjadi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjadi salah satu alasan subsidi hanya diberikan untuk 7,55 juta kl biodiesel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×