kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

AMDATARA: Kenaikan Harga Bahan Baku Gerus Margin Industri AMDK


Selasa, 21 April 2026 / 10:29 WIB
AMDATARA: Kenaikan Harga Bahan Baku Gerus Margin Industri AMDK
ILUSTRASI. Air Minum Dalam Kemasan (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Harga bahan-bahan komponen industri saat ini sudah melonjak jauh. Salah satunya adalah harga minyak global dan plastik yang alami kenaikan akibat harga minyak mentah yang tinggi akibat konflik geopolitik tak kunjung usai.

Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) menjadi salah satu industri yang mengalami tekanan biaya akibat mahalnya sejumlah bahan komponen.

Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo mengatakan bahwa mahalnya harga minyak mentah global dan harga plastik akan memberikan tekanan biaya produksi yang cukup signifikan bagi seluruh industri manufaktur, termasuk industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Baca Juga: Amdatara Sebut Daya Beli AMDK Bakal Lebih Selektif Usai Harga Bahan Komponen Naik

"Ketika harga bahan baku pokok naik hampir bersamaan karena faktor geopolitik, maka margin operasional perusahaan tertekan," ujar Karyanto kepada Kontan, Selasa (21/4/2026).

Karyanto menjelaskan bahwa plastik PET dan HDPE merupakan bahan utama yang digunakan untuk botol dan galon. Sehingga, komponen bahan tersebut akan memakan biaya yang cukup besar.

Namun demikian, industri AMDK sebagai penyedia kebutuhan pokok masyarakat tetap berupaya menjaga ketersediaan produk dengan melakukan berbagai efisiensi internal, inovasi kemasan, dan optimalisasi rantai pasok.

"Agar dampaknya tidak sepenuhnya diteruskan kepada konsumen," ungkap dia.

Baca Juga: Multimoda, Supply Chain, dan AI Dorong Efisiensi Logistik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×