kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AP II genjot pendapatan dari sektor properti


Selasa, 24 Juli 2012 / 16:09 WIB
ILUSTRASI. Sebuah pesawat angkut militer sedang menurunkan pasokan di pangkalan udara terdepan di Leh, Wilayah Ladakh, India, 15 September 2020. REUTERS/Danish Siddiqui.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Angkasa Pura II (AP II) akan menggenjot pendapatan lini bisnis properti setelah resmi melepaskan lembaga Air Traffic Controller (ATC) menjadi badan khusus yang terpisah dari AP II.

Tri Suseno, Direktur Utama PT Angkasa Pura II menyebutkan, lepasnya ATC berpotensi memangkas pendapatan perusahaan. "Pendapatan kami berkurang sekitar 15 % - 20%", ujar Tri kepada KONTAN, Selasa (24/7).

Untuk menutupi kehilangan pendapatan itu, AP II akan memaksimalkan lahan - lahan kosong untuk bangunan komersial. Selain itu, AP II juga akan meningkatkan kerja sama dengan pengusaha makanan dan minuman dalam penyediaan tempat di bandara.

Tahun ini AP II menargetkan pendapatan Rp 3,96 triliun atau naik 13,79% dibandingkan pendapatan 2011 sebesar Rp 3,48 triliun. Sementara laba bersih ditargetkan naik menjadi Rp 1,21 triliun dari laba bersih 2011 yang sebesar Rp 998,75 miliar. Untuk merealisasikan target pendapatan itu, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 2,78 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×