kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Begini kondisi bisnis Garuda Indonesia (GIAA) pasca terdampak Covid-19


Senin, 06 Juli 2020 / 05:45 WIB


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

Irfan juga membantah kabar adanya gelombang PHK kepada para pilot dan kopilot Garuda Indonesia lainnya. Menurut dia, PHK merupakan opsi terakhir yang menjadi pilihan maskapainya. Menurutnya, PHK akan menjadi opsi paling akhir.

"Selama masih ada cara menyelamatkan, kita akan lakukan," lanjut dia.

Sejauh ini, sebanyak 135 pilot dan kopilot Garuda Indonesia yang dipercepat masa kontrak kerjanya. Total ada 135 (yang dipercepat masa kontraknya) dari total sekitar 1.400 pilot dan kopilot Garuda.

Baca Juga: Ingin terbang dengan Citilink Juli ini? Simak cara dapat fasilitas rapid test gratis

“Kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya pemutusan hubungan kerja (PHK). Di samping itu, implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan perusahaan,” pungkas Irfan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×