kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini kondisi bisnis Garuda Indonesia (GIAA) pasca terdampak Covid-19


Senin, 06 Juli 2020 / 05:45 WIB


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

Irfan juga membantah kabar adanya gelombang PHK kepada para pilot dan kopilot Garuda Indonesia lainnya. Menurut dia, PHK merupakan opsi terakhir yang menjadi pilihan maskapainya. Menurutnya, PHK akan menjadi opsi paling akhir.

"Selama masih ada cara menyelamatkan, kita akan lakukan," lanjut dia.

Sejauh ini, sebanyak 135 pilot dan kopilot Garuda Indonesia yang dipercepat masa kontrak kerjanya. Total ada 135 (yang dipercepat masa kontraknya) dari total sekitar 1.400 pilot dan kopilot Garuda.

Baca Juga: Ingin terbang dengan Citilink Juli ini? Simak cara dapat fasilitas rapid test gratis

“Kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya pemutusan hubungan kerja (PHK). Di samping itu, implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan perusahaan,” pungkas Irfan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×