kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Begini strategi PLN untuk perkuat kelistrikan di KEK Mandalika


Selasa, 18 Februari 2020 / 21:55 WIB
ILUSTRASI. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyokong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/17.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

Pada tahun ini, PLN juga akan mendapatkan pasokan daya pembangkit dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMGU) Lombok Peaker blok 2 berkapasitas 60 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang Unit 2 berkapasitas 25 MW, sehingga akan meningkatkan cadangan daya mencapai 115 MW.

Baca Juga: Masuk ke bisnis EBT, Bukit Asam (PTBA) garap proyek PLTS

Sementara untuk pelaksanaan MotoGP, Anton menyatakan PLN akan membuat lokasi gelaran balap tersebut menjadi daerah bebas padam (zero down time) dengan menyiapkan berbagai genset dan uninterruptible power systen (ups) sebagai cadangan listrik.

“Jadi untuk listrik kami siap layani kebutuhan KEK Mandalika. Khusus untuk event internasional, kami akan back up lagi dengan genset dan ups supaya lebih aman. Intinya PLN siap melistriki gelaran MotoGP di sini,” ujar Anton.

Anton menjelaskan, saat ini jumlah pelanggan di KEK Mandalika tercatat sebanyak 169 pelanggan dengan daya tersambung sebesar 766,1 kilo Volt Ampere (kVA). Adapun rencana kebutuhan prediksi kebutuhan listrik di KEK Mandalika akan meningkat menjadi 24.712 kVA pada tahun 2025.

Menurutnya, ada lima calon pelanggan besar yang masih melakukan proses pembangunan, yaitu Hotel Pulman, Royal Tulipe Hotel, Paramount Hotel dan dua lokasi UMKM ITDC Mandalika dengan total daya tersambung sebesar 4.723 kVA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×