kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini Strategi Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) yang Kejar Kinerja Positif di 2024


Senin, 26 Agustus 2024 / 08:59 WIB
Begini Strategi Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) yang Kejar Kinerja Positif di 2024
ILUSTRASI. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) menyebutkan sejumlah strategi untuk kerek kinerja positif di 2024


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) optimistis meraih pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang 2024. Ini sejalan dengan prospek industri minyak sawit mentah alias Crude Palm Oil (CPO). 

Sekretaris Perusahaan Sawit Sumbermas Sarana Deni Agustinus mengatakan, SSMS optimistis bisa mencetak kinerja yang baik di tahun ini, yang ditunjang dengan praktik bisnis berkelanjutan.

Adapun SSMS berhasil mengantongi pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 2,51 triliun di kuartal I-2024. Ini melonjak 29,65% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 1,94 triliun.

Di sisi bottom line, laba tahun berjalan diatribusikan kepada pemilik entitas induk SSMS mencapai Rp 276,90 miliar per Maret 2024. Ini tumbuh 14,42% YoY dari Rp 242 miliar per Maret 2023. 

"Kami juga akan memperkuat posisi di pasar domestik dan internasional melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk diversifikasi produk dan peningkatan kapasitas," jelas Deni, Senin (26/8). 

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) Naik di Kuartal I-2024

Deni bilang upaya dari efisiensi operasional serta akses pasar yang luas akan mendorong SSMS untuk memanfaatkan peluang yang ada atas potensi pertumbuhan industri CPO.

"Kami juga terus mengimplementasikan teknologi terkini dalam operasionalnya, yang akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya," ucapnya.

Industri CPO global diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan pada 2024, didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, adanya peningkatan permintaan dari India dan China. 

Kedua, adanya kebijakan energi terbarukan di beberapa negara Eropa yang mendorong penggunaan biodiesel berbasis CPO, yang secara langsung meningkatkan permintaan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×