kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Belum tanda-tanda penurunan harga BBM, Pertamina hanya beri diskon 30%


Jumat, 01 Mei 2020 / 04:20 WIB
Belum tanda-tanda penurunan harga BBM, Pertamina hanya beri diskon 30%


Reporter: Filemon Agung | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina belum menunjukkan tanda-tanda bakal melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Disisi lain, manajemen Pertamina mengambil langkah korporasi dengan pemberian diskon sebesar 30% menyambut Ramadan tahun ini.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, jika merujuk paparan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai kesepakatan OPEC dan non-OPEC dalam memangkas produksi hingga 9,7 juta barel untuk produksi Mei hingga Juni tahun ini.

Baca Juga: Strategi Vietnam dalam menangani Covid-19 bikin pakar kesehatan kagum

Langkah tersebut diperkirakan dapat mendongkrak harga minyak. Kendati demikian, Nicke tak merinci apakah penyesuaian baru akan dilakukan sembari kondisi harga minyak dapat membaik.

Ia pun memberikan gambaran, pada saat kondisi harga minyak mentah naik di tahun lalu, pihaknya tidak serta-merta menaikkan harga BBM.

"Ini situasi yang sulit, dan tidak bisa dikaitkan begitu saja, untuk Ramdahan ini kita berikan diskon 30%. Kan itu harganya sudah lebih rendah dari kalkulasi yang beredar publik," tutur Nicke dalam video conference, Kamis (30/4).

Adapun, diskon ini berlaku untuk produk Pertamax Series dan Dex Series terhitung sejak 27 April hingga 23 Mei 2020. Nicke memastikan sejumlah upaya tersebut adalah langkah yang bisa dilakukan Pertamina saat ini.

Selain itu, pihaknya memastikan di tengah penurunan demand yang terus terjadi, layanan SPBU masih tetap akan berjalan.




TERBARU

[X]
×