kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bensin Campur Etanol, Ini Dampaknya pada Performa Kendaraan


Selasa, 07 Oktober 2025 / 07:11 WIB
Bensin Campur Etanol, Ini Dampaknya pada Performa Kendaraan
ILUSTRASI. Pertamina Patra Niaga Siagakan SPBU Layani Pengunjung.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Penggunaan bahan bakar dengan campuran etanol semakin banyak dibicarakan seiring upaya pemerintah mendorong energi terbarukan. 

Namun, apakah campuran etanol pada bensin bisa menurunkan performa kendaraan? 

Menurut Tri Yuswidjajanto, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga pakar bahan bakar dan pelumas, penambahan etanol 3,5% pada bensin atau yang disebut E3,5 tidak menimbulkan efek berarti terhadap performa mesin. 

“Kalau dihitung dari kandungan energinya, penurunan sangat kecil, hanya sekitar 1% dari bensin murni. Jadi secara praktik, pengemudi tidak akan merasakan perbedaan pada akselerasi maupun kecepatan puncak,” kata Tri kepada Kompas.com, Minggu (5/10/2025). 

Tri menjelaskan, bensin murni memiliki kandungan energi sekitar 40 megajoule per kilogram (MJ/kg), sedangkan etanol sekitar 28,25 MJ/kg. 

Dengan campuran 3,5% etanol, energi total bahan bakar menjadi 39,6 MJ/kg. 

Baca Juga: Pencampuran Etanol Dongkrak Oktan BBM, Pertamax Green 95 Jadi Uji Coba Awal

“Artinya, penurunan nilai kalor atau energi hanya 1% dibanding bensin biasa. Itu jauh di bawah batas toleransi yang ditetapkan oleh World Wide Fuel Charter (WWFC), yaitu maksimum 2%,” ujarnya. 

Ia menambahkan, penurunan energi sekecil itu tidak akan memengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar, respons pedal gas, atau kinerja mesin dalam kondisi normal. 

Mesin modern pun sudah mampu menyesuaikan rasio udara-bahan bakar secara otomatis. 

“Kalau kadarnya masih di bawah lima persen seperti E3,5, performa tetap sama. Yang penting bahan bakar memenuhi standar mutu, oktannya sesuai, dan sistem pembakaran kendaraan dalam kondisi baik,” kata Tri.

Tonton: Etanol di BBM Bikin Boros? Simak Penjelasan Pakar!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bensin Campur Etanol: Apa Dampaknya pada Performa?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×