kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Bisnis pergudangan dan area industri di Banjarmasin mulai bangkit


Selasa, 18 Februari 2020 / 22:08 WIB
ILUSTRASI. Area pergudangan dan industri BizPark Ciputra Banjarmasin


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belum pulihnya kondisi sektor pertambangan, ternyata tidak lantas membuat Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) terpuruk jauh.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel kini berupaya keras mendorong sektor ekonomi alternatif yang dapat menggantikan sektor pertambangan yang selama ini merupakan primadona di Banjarmasin.

Baca Juga: Ini rencana Esta Multi Usaha di tiga lini bisnisnya tahun ini

Menjadi salah satu kota utama di Pulau Kalimantan, Banjarmasin sangat strategis sebagai kota transit distribusi barang, karena letaknya dekat dengan kota besar, yakni Surabaya dan Makassar. 

Inilah alasan mengapa Banjarmasin tetap dilirik oleh perusahaan dan industri nasional sebagai wilayah ekspansi penting dalam rangka pemerataan distribusi produknya.

Terbukti dalam dua tahun terakhir, ekspansi beberapa perusahaan dan industri nasional terus masuk di Banjarmasin. Perusahaan dan industri tersebut relatif tidak terpengaruh terhadap kondisi perekonomian nasional, sebab produk yang dihasilkan adalah consumer goods (barang konsumsi) yang setiap hari dibutuhkan masyarakat.

Alhasil proyek permintaan akan properti pergudangan dan area industri masih tetap tumbuh. Hal itu dirasakan oleh Ciputra Group yang mengembangkan kawasan pergudangan BizPark Ciputra di Banjarmasin.

Baca Juga: Adhi Commuter Properti targetkan pertumbuhan kinerja 80% pada tahun ini

“Untuk perusahaan dan industri yang bergerak consumer goods, mereka tetap melakukan ekspansi usaha. Di Banjarmasin sendiri, kebutuhan atau permintaan terhadap pergudangan dan area industri masih tumbuh, meski tidak dalam jumlah masif,” kata Johan Giam Direktur Ciputra Group dalam keterangan resminya, Selasa, (18/2).

Kebutuhan akan business park atau kawasan industri di Banjarmasin, diyakini oleh Johan terus tumbuh dan akan booming saat sektor pertambangan kembali membaik.

Kata Johan, tahun 2019 permintaan gudang dan kavling industri di BizPark Ciputra Banjarmasin sudah memperlihatkan peningkatan. Dengan masuknya perusahaan farmasi Konimex dan beroperasi sejak 2019 yang membeli lahan seluas 2.016 m².

“Selain itu, ada juga investor besar membeli lahan besar dan membangun pergudangan, lalu disewakan, salah satunya kepada perusahaan consumer goods brand internasional. Para investor melihat ada prospek bisnis pergudangan di Banjamasin cukup besar, dan proyek kami menjadi pilihan utamanya,” jelas Johan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×