kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BOLT Jaga Momentum Pertumbuhan Bisnis Komponen Otomotif hingga Akhir 2026


Minggu, 08 November 2026 / 16:50 WIB
BOLT Jaga Momentum Pertumbuhan Bisnis Komponen Otomotif hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Garuda Metalindo (BOLT) Kejar Pertumbuhan Penjualan dan Laba di Sepanjang 2026 (Dok/ PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) )


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) melihat prospek permintaan komponen otomotif pada kuartal IV-2026 tetap positif, didukung penguatan penjualan otomotif domestik sepanjang kuartal ketiga.

Direktur BOLT Anthony Wijaya menyatakan optimisme perusahaan didorong oleh tingginya volume permintaan pelanggan pada kuartal III-2026 (Juli-September),  terutama pada kategori suku cadang otomotif. 

“Kami akan terus menjaga hubungan dengan pelanggan utama serta mengoptimalkan peluang penambahan pesanan hingga akhir tahun,” ungkap Anthony, kepada Kontan.co.id, pekan lalu. 

Baca Juga: WSKT Segera Rampungkan Bendungan Jragung, Progres Pembangunan Mendekati 100%

Sepanjang periode Januari-September 2026, penjualan suku cadang otomotif BOLT tumbuh 31,7% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 334 miliar, sementara komponen otomotif meningkat 7,14% menjadi Rp 264 miliar.

Hingga kuartal ketiga, Garuda Metalindo mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,42 triliun hingga, atau tumbuh 13% dibandingkan Rp 1,26 triliun. 

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 8,34% menjadi Rp 116,74 miliar, dari posisi Rp 107,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi pasar,  BOLT juga terus memperluas penetrasi pasar ke Eropa, India, dan Amerika Serikat, termasuk mengembangkan ekspor produk Steel Wire. 

Selain itu, perusahaan baru saja memperoleh tambahan pesanan dari pelanggan di India, yang menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas dan keandalan produk BOLT.

“Peluang ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekspor dan memperluas basis pelanggan internasional,” ucapnya. 

Meskipun demikian, penjualan domestik masih menjadi penopang utama bisnis BOLT. Hingga kuartal III-2026, penjualan domestik mencapai sekitar Rp 1,33 triliun, sedangkan penjualan ekspor tercatat Rp 95,12 miliar.

Baca Juga: Pelaku UMK Perlu Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Tingkatkan Kapasitas Usaha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×