Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam menjalankan kegiatan operasional, pengelolaan lingkungan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian perusahaan perkebunan. Selain menjaga keberlanjutan usaha, upaya tersebut terkait pengendalian emisi gas rumah kaca (GRK) dan penerapan prinsip environmental, social and governance (ESG).
Sekretaris Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan tidak terpisahkan dari hubungan perusahaan dengan masyarakat maupun alam dan lingkungan.
Salah satunya, “holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memiliki target penanaman 1 juta pohon yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah kerja PTPN Group di Indonesia secara berkelanjutan dan terencana,” ujar Bambang, dalam rilis, Sabtu (7/11).
Baca Juga: Startup Indonesia Bidik Akses Investasi dan Pasar di Ekosistem BRICS
Target tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjalankan program lingkungan di seluruh wilayah operasional. Pelaksanaannya melibatkan seluruh subholding dan anak perusahaan PTPN Group.
PTPN Group juga mengacu pada roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026–2030 sebagai landasan pelaksanaan program keberlanjutan, termasuk pilar lingkungan.
Selain itu, perusahaan menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 51% pada tahun 2030, Angka ini sesuai dengan roadmap dekarbonisasi yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
