Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan volume penjualan batubara pada 2026 mencapai 76 juta hingga 78 juta ton, meningkat dibandingkan realisasi 2025 sebesar 74,6 juta ton.
Sepanjang 2025, BUMI mencatatkan produksi batubara sebesar 74,8 juta ton, naik tipis 0,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, volume penjualan tercatat turun 2% secara tahunan, seiring tekanan harga komoditas global.
Harga jual rata-rata batu bara BUMI sepanjang 2025 tercatat sebesar US$59,7 per ton (free on board/FOB), turun 17% dibandingkan 2024 yang mencapai US$71,8 per ton. Meski demikian, perusahaan menilai stabilitas operasional tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang menantang.
Baca Juga: Kementerian ESDM Amankan 150 Juta Ton Batubara untuk DMO Tahun 2026
Untuk tahun ini, BUMI memproyeksikan harga jual rata-rata batubara berada di kisaran US$60 hingga US$62 per ton, dengan biaya tunai produksi diperkirakan sebesar US$43 hingga US$44 per ton.
"Stabilitas operasional tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang menantang, menunjukkan efektivitas pengelolaan operasional dan pengendalian biaya yang konsisten," tulis manajemen BUMI melalui keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Dari sisi kinerja keuangan, BUMI mencatatkan pendapatan sebesar US$1,42 miliar pada 2025, tumbuh 4,8% dibandingkan 2024 sebesar US$1,36 miliar.
Beban pokok pendapatan turun 1,2% menjadi US$1,17 miliar, sehingga laba bruto melonjak 47,1% menjadi US$249,1 juta.
Baca Juga: Krisis Energi, APBI Ungkap Ekspor Batubara ke Filipina Meningkat Lebih 40 Juta Ton
Sejalan dengan itu, laba usaha BUMI meningkat signifikan 131,4% menjadi US$141,3 juta, dengan margin usaha naik menjadi 9,9% dari sebelumnya 4,5%.
BUMI juga mencatatkan laba sebelum pajak sebesar US$181,1 juta, naik 48% secara tahunan. Adapun laba bersih tercatat sebesar US$122,3 juta, meningkat 35,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$81 juta, naik 20,1% secara tahunan.
Baca Juga: Bumi Resources Minerals (BRMS) Bakal Tingkatkan Produksi Emas pada Kuartal IV-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













