kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BUMN Minta PLN Pakai Sekam Padi untuk Energi Pembangkit


Jumat, 09 April 2010 / 06:40 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Selain menggunakan kelapa sawit untuk pembangkit, Menteri BUMN Mustafa Abubakar juga menghimbau kepada PLN untuk menggunakan energi terbarukan lainnya seperti sekam padi untuk pembangkit.

Mustafa mengatakan, Thailand sudah memiliki pembangkit jenis ini dengan kapasitas 9 mw. Apalagi pasokan sekam padi di dalam negeri cukup banyak. “1 ton gabah bisa menghasilkan 220.000 sekam atau 155 kilo kWh. Sedangkan potensi kita adalah 64 juta ton gabah sehingga memiliki kapasitas 2.182 Gigawaat,” kata Mustafa.

Mustafa menuturkan sebenarnya, PLN sudah pernah membuat pembangkit dengan menggunakan teknologi sekam padi. Namun, karena kurangnya pasokan gabah mengakibatkan PLN harus menghentikan pembangkit tersebut.

Nah, Kementrian BUMN sedang menggodok rencana untuk membuat badan usaha dengan nama Padi Energi Nusantara. Badan usaha inilah menurut Mustafa bisa mengatasi bahan baku karena nantinya badan usaha ini yang akan mengkoordinir petani untuk memberikan pasokan bahan baku gabah.

“Nanti petani juga boleh memiliki saham di sana,” kata Mustafa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×