kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Cadangan Nikel Indonesia Capai 5,3 Miliar Ton, Stok Habis dalam 15 Tahun


Jumat, 15 September 2023 / 17:34 WIB
Cadangan Nikel Indonesia Capai 5,3 Miliar Ton, Stok Habis dalam 15 Tahun
ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT PAM Mineral Tbk (NICL).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan cadangan bijih nikel Indonesia kini mencapai 5,3 miliar ton.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, jika terus diproduksikan maka umur cadangan nikel Indonesia diperkirakan sekitar 15 tahun.

"Tapi kalau ini bisa dikembangkan potensinya, bisa panjang. Ke depan ada industri baja, bisa ada industri daur ulang, bisa makin panjang," kata Arifin ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (15/9).

Arifin menjelaskan, mempertimbangkan kondisi yang ada maka kegiatan produksi harus dilakukan secara terukur.

Baca Juga: Harga Patokan Tertinggi Biomassa untuk Co-Firing Dinilai Belum Menarik

Meskipun usia cadangan kian menipis, Arifin memastikan pengembangan ekosistem kendaraan listrik terus diupayakan. Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa produsen kendaraan listrik yang berproduksi di Indonesia.

Meski demikian, pemerintah terus membidik peluang untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Salah satunya dengan mencontoh sejumlah negara yang telah terlebih dahulu terjun di industri kendaraan listrik.

"Kita harus berpikir ke situ, (negara-negara) yang tak punya sumber daya saja bisa seperti itu," jelas Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×