Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada Agustus 2026. Di tengah persaingan yang semakin sengit, merek-merek asal China masih mendominasi distribusi kendaraan listrik, dengan BYD tetap menjadi pemimpin pasar.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil listrik mencapai 17.461 unit pada Agustus 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan Juli 2026 yang mencatat 13.972 unit.
Dari sisi merek, BYD menjadi produsen dengan distribusi BEV terbesar pada Agustus 2026. Penjualan BYD tercatat sebanyak 6.709 unit.
Secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2026, BYD telah membukukan wholesales sebanyak 33.273 unit.
Jaecoo menempati posisi kedua dengan distribusi sebanyak 3.214 unit pada Agustus 2026. Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, penjualan Jaecoo telah mencapai 23.359 unit.
Baca Juga: Ketergantungan Impor LNG Mengintai, Pasokan Gas Domestik Perlu Diperkuat
Selanjutnya, Geely mencatat distribusi sebanyak 2.082 unit pada Agustus 2026 dan 12.176 unit sepanjang Januari-Agustus 2026.
Wuling berada di posisi berikutnya dengan wholesales sebanyak 1.573 unit pada Agustus 2026. Secara kumulatif, distribusi Wuling mencapai 8.905 unit.
Sementara itu, GAC membukukan wholesales sebanyak 1.007 unit pada Agustus 2026. Posisi berikutnya ditempati Xpeng dengan 609 unit, VinFast 514 unit, iCar 500 unit, MG 435 unit, dan Chery 233 unit.
Dominasi merek China juga tercermin dari daftar model BEV dengan penjualan tertinggi pada Agustus 2026.
BYD Atto 1 menjadi model mobil listrik terlaris dengan distribusi mencapai 5.560 unit pada Agustus 2026.
Jaecoo J5 EV menyusul di posisi kedua dengan penjualan sebanyak 3.214 unit. Kemudian, Geely EX2 mencatat distribusi 1.595 unit dan Wuling Air EV sebanyak 754 unit.
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo Jongkie D. Sugiarto menilai peningkatan penjualan mobil pada Agustus menjadi sinyal positif bagi kinerja industri otomotif hingga penghujung 2026.
Menurut Jongkie, pertumbuhan tersebut antara lain didukung oleh kelancaran produksi dan penyerahan kendaraan listrik berbasis baterai, terutama model dengan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga: Antam Waspadai Dampak Aturan Pelaporan Emas, Transaksi Bisa Bergeser
"Penyebab penjualan meningkat karena produksi dan delivery mobil-mobil BEV dengan harga terjangkau berjalan lancar sesuai target para APM," ujar Jongkie.
Secara keseluruhan, penjualan mobil secara ritel pada Agustus 2026 mencapai 83.422 unit. Angka tersebut meningkat 7,7% dibandingkan Juli 2026 yang sebanyak 77.460 unit.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, retail sales Agustus 2026 juga tumbuh 25,6% dari 66.493 unit pada Agustus 2025.
Sementara itu, distribusi mobil dari pabrikan ke dealer atau wholesales mencapai 81.756 unit pada Agustus 2026. Angka tersebut naik 0,8% dibandingkan Juli yang sebanyak 81.115 unit dan tumbuh 32,4% dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 61.771 unit.
Dengan demikian, penjualan ritel mobil sepanjang Januari-Agustus 2026 telah mencapai 594.984 unit.
Adapun wholesales pada periode yang sama mencapai 599.491 unit, tumbuh 20,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 499.315 unit.
Jongkie mengatakan pertumbuhan pasar otomotif tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas pameran. Kelancaran produksi dan penyerahan kendaraan kepada konsumen serta semakin banyaknya pilihan model baru dengan harga yang lebih terjangkau turut menopang penjualan.
"Pertumbuhan pasar tidak hanya dipengaruhi aktivitas pameran. Kelancaran produksi dan penyerahan kendaraan kepada konsumen serta bertambahnya pilihan model baru dengan harga yang lebih terjangkau turut menopang penjualan," katanya.
Baca Juga: Kemenperin Bidik Substitusi Impor dari Produksi Grease Shell
Dengan perkembangan tersebut, Gaikindo berharap target penjualan mobil nasional sebanyak 850.000 unit pada 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun.
Daftar Penjualan Mobil Listrik BEV Berdasarkan Merek Agustus 2026
-
BYD: 6.709 unit
-
Jaecoo: 3.214 unit
-
Geely: 2.082 unit
-
Wuling: 1.573 unit
-
GAC: 1.007 unit
-
Xpeng: 609 unit
-
VinFast: 514 unit
-
iCar: 500 unit
-
MG: 435 unit
-
Chery: 233 unit
-
Aletra: 112 unit
-
DFSK: 63 unit
-
Citroën: 49 unit
-
Honda: 47 unit
-
Changan: 46 unit
-
Lainnya: 268 unit
-
Total: 17.461 unit
Baca Juga: Grab Memperkuat Pengelolaan Ekosistem Mitra Pengemudi
Daftar Model Mobil Listrik BEV Terlaris Agustus 2026
-
BYD Atto 1: 5.560 unit
-
Jaecoo J5 EV: 3.214 unit
-
Geely EX2: 1.595 unit
-
Wuling Air EV: 754 unit
-
GAC Aion V: 563 unit
-
iCar V23: 500 unit
-
MG S5 EV: 428 unit
-
VinFast VF34: 341 unit
-
GAC Aion UT: 337 unit
-
Xpeng G6: 305 unit
-
Xpeng X9: 304 unit
-
Chery J6 EV: 115 unit
-
Wuling Binguo EV: 107 unit
-
Aletra L8: 112 unit
-
VinFast Limo Green: 100 unit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














