kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

China mengimpor 10.000 ton manggis Sumatera Barat


Kamis, 27 September 2018 / 10:50 WIB
China mengimpor 10.000 ton manggis Sumatera Barat
ILUSTRASI. Sentra Penjualan Manggis di Purwakarta


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Alam Sumatera akan mengekspor manggis produksi lokal ke China. Tahun ini, pihaknya sudah melakukan kontrak bisnis dengan pembeli manggis di China sebanyak 10.000 ton.

Untuk perdana, PT Bumi Alam Sumatera pada Kamis (27/9), telah mengirim 2 ton manggis ke China via Bandara Internasional Minangkabau.

"Biasanya, perusahaan kami mengirim manggis ke Malaysia via Dumai. Di sana (Malaysia dan Thailand,-red), produk kita ganti label," kata Direktur Utama PT Bumi Alam Sumatera Anggri Purnama Agung dan Direktur Kerjasama Antar Lembaga Muhammad Bayu Vesky dalam keterangan persnya.

Produk manggis yang diekspor berasal dari rumah kemas PT Bumi Alam Sumatera, berasal dari area Sawah Laweh, Nagari Tungka, Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Untuk merayakan kinerja perusahaan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dijadwalkan akan meresmikan peluncuran pada Kamis 4 Oktober mendatang.

Kementan mencatat, sepanjang 2018, baru ada 10 perusahaan dan rumah kemas yang dapat mengirim manggis petani secara langsung ke China dan beberapa negara tujuan ekspor. Di Sumatera, satu satunya PT Bumi Alam Sumatera. Sisanya di Jawa dan Bali

Adapun angka produksi manggis Sumbar dalam tahun kemarin, mengalami kenaikan. "Di angka 35.000 ton, sesuai data BPS, untuk kualitas lokal dan ekspor," kata Kepala Dinas Pertanian Sumbar Chandra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×