Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menangkap peluang lonjakan permintaan pada momentum Ramadan dan Lebaran 2026 dengan sejumlah strategi.
Sekretaris Perusahaan COCO, Gendra Fachrurozi, menyatakan bahwa perseroan telah melakukan persiapan secara paralel dan lebih awal, bukan reaktif.
“Menghadapi Momen Lebaran ini, kami memperbanyak demo cooking dan baking ke food service dan UMKM dengan menu-menu festive,” ujarnya, kepada Kontan.co.id, pekan lalu.
Manajemen COCO menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 25% selama periode Ramadan dan Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Target ini disusun berdasarkan realisasi peningkatan permintaan sejak kuartal IV 2025, kontrak dan kerja sama yang sudah berjalan, serta pipeline pesanan Lebaran yang sudah terbentuk sejak awal tahun.
Baca Juga: Ekspansi F&B, Indo Boga Sukses (IBOS) Tambah Gerai Kafe Segafredo pada 2026
Untuk mengamankan target tersebut, sejumlah langkah konkret telah dijalankan. Beberapa di antaranya kerja sama langsung dengan pengusaha hampers dan parcel Lebaran sejak awal tahun, membuka pemesanan parcel secara in-advance sejak Januari 2026, memperkuat penjualan melalui marketplace, serta menjalin kerja sama dengan perusahaan dan institusi untuk penyediaan parcel Lebaran korporasi.
“Pendekatan ini memungkinkan Perseroan mengelola kapasitas produksi, distribusi, dan cashflow dengan lebih terukur, sekaligus meminimalkan risiko bottleneck di periode puncak,” jelas Gendra.
Dari sisi promosi, COCO menjalankan strategi secara menyeluruh, baik online maupun offline, dengan fokus pada konversi penjualan.
Dia melanjutkan, aktivasi online dilakukan melalui marketplace dan digital campaign untuk mendukung penjualan langsung.
Sementara itu, secara offline perseroan menggelar demo produk, presentasi, dan engagement langsung dengan bakery serta toko bahan kue di kota-kota distribusi utama, serta memperkuat kemitraan dengan pengusaha hampers agar produk COCO menjadi bagian dari ekosistem gifting.
“Pendekatan ini memastikan produk hadir di seluruh touchpoint utama konsumen selama Ramadan,” pungkas Gendra.
Baca Juga: Agrinas Impor 105.000 Kendaraan India, Gerus Kemandirian Desa dan Industri Lokal
Selanjutnya: Strategi Spindo (ISSP) Jaga Pertumbuhan Kinerja Pasca Cetak Rekor Laba pada 2025
Menarik Dibaca: Provinsi Ini Hujan Amat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)