kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Dahlan serahkan kisruh Pelindo II ke manajemen


Jumat, 17 Januari 2014 / 14:54 WIB
Dahlan serahkan kisruh Pelindo II ke manajemen
ILUSTRASI. 5 Penyakit yang Rentan Terjadi pada Anak


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tampaknya belum akan mengambil tindakan terhadap demo yang dilakukan serikat pekerja PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia masih bersikukuh menyerahkan keputusan tersebut kepada manajemen perusahaan.

“Itu urusan perusahaan. Kalau seluruh BUMN mogok aku yang mengurusi, aku tak' jadi direktur perusahaan,”  kata Dahlan kepada wartawan, Jumat (17/1).

Ia justru mengaku tidak mengerti apa penyebab aksi demonstrasi yang dilakukan serikat pekerja Pelindo II. Meski mengakui kebenaran harus ditegakkan, tetapi hingga kini ia tidak tak tahu siapa yang benar dan siapa salah dalam kisruh tersebut.

Dahlan hanya mengingatkan agar aktivitas pelabuhan harus tetap berjalan dan harus bebas dari tekanan siapa pun.

Walaupun serikat pekerja Pelindo II sudah tegas menilai kinerja Direktur Utama RJ Lino bermasalah, tetapi hingga saat ini Dahlan masih menilai kinerja anak buahnya itu tak bermasalah.

Bahkan ia tidak mengisyaratkan akan ada pergantian pejabat Pelindo II.  “Kalau enggak diberhentikan ya bagus, kalau enggak bagus ya diberhentikan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kemarin Serikat Pekerja Pelindo II kembali melakukan aksi demo di pelabuhan Tanjung Priok. Ini merupakan aksi kedua yang dilakukan serikat pekerja setelah tuntutan pergantian Dirut PT Pellindo II RJ Lino tidak kunjung dipenuhi. Menurut mereka justru menimbulkan persoalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×