kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dharma Samudera masih fokus pasar global


Jumat, 04 Mei 2018 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI)


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) mengaku masih akan fokus pada lini ekspor ketimbang lokal. Pasalnya, pasar global terus menunjukkan peningkatan.

"Amerika tetap menjadi tujuan ekspor kami, Trump kan hanya melarang baja dan permintaan tuna dan fillet mereka masih besar," papar Saut Marbun, Corporate Secretary DSFI kepada Kontan.co.id, Jumat (4/5).

Adapun negara tujuan ekspor pada tahun 2018 masih dikirimkan kepada Amerika Serikat dengan target nilai US$ 20,14 juta alias 39% target penjualan. Kemudian diikuti oleh Eropa dengan nilai US$ 14,46 juta, Jepang dengan nilai US$ 6,2 juta, Australia senilai US$ 5,68 juta dan lainnya yang mencapai US$ 5,16 juta. Kemudian untuk target penjualan pasar lokal adalah senilai US$ 1,92 juta.

Menurut Saut, produk perikanan yang berpotensi meningkat adalah tuna, gurita dan ikan sotong. Adapun pada capaian tahun 2017, penjualan tuna DSFI naik 4,5% mencapai US$ 236,31 miliar dan gurita melejit 34,82%.

Atas capaian tahun itu, Dharma melihat tahun ini berpotensi jadi lebih baik terutama karena Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai gencar menindak illegal fishing di perairan Nusantara yang dilakukan nelayan Thailand dan Vietnam.

"Saat mereka kosong tidak bisa melaut, maka kami bisa masuk ke situ dan menjadi kesempatan besar," kata Saut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×