kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DPR sepakati harga Inalum US$ 556,7 juta


Selasa, 03 Desember 2013 / 19:44 WIB
DPR sepakati harga Inalum US$ 556,7 juta


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyepakati akuisisi nilai buku PT Indonesia Asahan Aluminimum (Inalum) sebesar US$ 556,7 juta.

Sebelumnya, tim perunding Indonesia telah sepakat dengan pihak Jepang Nipon Asahan Aluminium (NAA) bahwa nilai buku Inalum senilai US$ 556,7 juta.

"Pengucuran dana memang harus persetujuan DPR dan tadi sudah disepakati," ujar Menteri Keuangan Chatib Basri yang dijumpai usai rapat kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR Jakarta, Selasa (3/12).

Sekadar informasi, dengan adanya kesepakatan antara pihak Indonesia dan NAA ini persoalan Inalum tidak perlu dibawa ke arbitrase atau pengadilan internasional.

Setelah adanya kesepakatan nilai tersebut, tim perunding dari Indonesia tinggal melakukan penyelarasan draf untuk termination agreement (pengakhiran kerjasama).

Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, penandatanganan termination agreement nantinya akan dilakukan di Indonesia.

Hidayat menargetkan untuk mengakhiri kerjasama ini sebaiknya dilakukan sebelum 12 Desember 2013 mendatang.

Pasalnya, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri Japan Forum pada tanggal tersebut, sehingga masalah Inalum sebaiknya sudah diselesaikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×