kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Ekonomi Mesir lesu, pengusaha CPO bersiap tingkatkan ekspor di kawasan lainnya


Kamis, 10 Februari 2011 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Bendera Jerman dan China


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Para pengusaha mengantisipasi kekhawatiran terganggunya ekspor ke Timur Tengah akibat krisis politik yang terjadi di Mesir dengan meningkatkan ekspor ke negara-negara lain di Timur Tengah maupun kawasan lainnya.

Kegiatan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) misalnya. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Akmaludin Hasibuan mengatakan, sejatinya Gapki memang telah merencanakan untuk meningkatkan ekspor CPO ke kawasan Timur Tengah lainnya yang masih rendah serapan ekspornya.

Selain itu, Gapki juga bakal meningkatkan ekspor CPO di wilayah Amerika Latin. Sejatinya, jumlah ekspor CPO ke Mesir memang tidak terlalu signifikan dibanding ekspor CPO ke China ataupun India.

Berdasarkan data GAPKI, nilai ekspor CPO ke China pada 2010 sebesar US$ 42,833 juta dan ekspor CPO ke India sebanyak US$ 2,745 miliar. Sementara, ekspor CPO ke Mesir hanya US$ 7,427 juta. “Sehingga efeknya tidak terlalu terasa,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×