kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Ekonomi Mesir lesu, pengusaha CPO bersiap tingkatkan ekspor di kawasan lainnya


Kamis, 10 Februari 2011 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Bendera Jerman dan China


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Para pengusaha mengantisipasi kekhawatiran terganggunya ekspor ke Timur Tengah akibat krisis politik yang terjadi di Mesir dengan meningkatkan ekspor ke negara-negara lain di Timur Tengah maupun kawasan lainnya.

Kegiatan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) misalnya. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Akmaludin Hasibuan mengatakan, sejatinya Gapki memang telah merencanakan untuk meningkatkan ekspor CPO ke kawasan Timur Tengah lainnya yang masih rendah serapan ekspornya.

Selain itu, Gapki juga bakal meningkatkan ekspor CPO di wilayah Amerika Latin. Sejatinya, jumlah ekspor CPO ke Mesir memang tidak terlalu signifikan dibanding ekspor CPO ke China ataupun India.

Berdasarkan data GAPKI, nilai ekspor CPO ke China pada 2010 sebesar US$ 42,833 juta dan ekspor CPO ke India sebanyak US$ 2,745 miliar. Sementara, ekspor CPO ke Mesir hanya US$ 7,427 juta. “Sehingga efeknya tidak terlalu terasa,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×