kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Industri mamin waswas pasokan stok gula menjelang ramadan nanti


Kamis, 30 Januari 2020 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Warga memlih makanan dan minuman saat berbelanja di Pasar Swalayan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/7/2019). Gapmmi waswas pasokan stok gula menjelang ramadan nanti. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Diketahui, Kemendag hingga kini belum mengeluarkan persetujuan impor gula kristal mentah (sugar raw). Padahal, Gappmi telah memberikan surat kepada Kemendag pada tengah bulan Januari.

Dalam surat yang berasal dari Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) dan ditembuskan kepada Gapmmi itu, disebutkan pada April 2020 akan terjadi peningkatan kebutuhan Gula Kristal Rafinasi (GKR) sebagai stok bahan baku industri makanan dan minuman.

Baca Juga: Perkuat penetrasi pasar, HK Metals Utama (HKMU) akan tambah lima cabang tahun ini

Sedangkan stok sugar raw juga disebut telah menipis dan sebagian telah habis. Oleh karenanya Gapmmi mengharapkan agar Kemendag mau menerbitkan izin impor gula.

Sebab bila stok AGRI terhenti, maka akan berdampak langsung pada industri makanan dan minuman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×