kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga anjlok, Renuka pangkas produksi batubara


Jumat, 21 Agustus 2015 / 19:00 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kelesuan tengah melanda industri batubara nasional. Di tengah harga batubara yang terus menurun, perusahaan yang bergerak di bisnis ini pun tidak terlalu agresif dalam berproduksi.

Seperti yang dilakukan oleh PT Renuka Coalindo Tbk. Emiten bursa efek Indonesia berkode saham SQMI ini bahkan menurunkan target produksi batubaranya dari 5 juta ton menjadi hanya 600.000 ton saja di tahun depan.

Direktur Utama SQMI, Shantanu Lath mengatakan target produksi sebesar 5 juta ton tersebut ditetapkan pada tahun 2012 lalu, di mana pertumbuhan bisnis batubara cukup bagus. Namun kondisi saat ini sangat berbeda sehingga perseroan pesimis dalam mencapai target tersebut.

"Sejak April 2014 hingga Maret 2015, kami hanya mencapai produksi sekitar 600.000 ton. Tidak mungkin mencapai target 5 juta ton dalam satu tahun hingga tahun depan," ujarnya kepada KONTAN Jumat (21/8).

Apalagi, dengan harga batubara yang terus menurun, membuat perseroan menahan diri untuk meningkatkan produksi. Per Agustus 2015, produksi batubara perseroan baru sebesar 589.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×