kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga ayam potong sudah naik 10%


Selasa, 25 Juni 2013 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Bawang putih, bahan alami yang bermanfaat menurunkan kolesterol.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai berdampak terhadap melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok. Salah satunya ayam potong.

Kuswoyo, Sekretaris Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) mengakui harga ayam di tingkat peternak sudah merangkak naik. Penyebabnya, karena ongkos untuk mengangkut ayam dan distribusi pakan ternak juga sudah naik.

"Tiga pekan lalu, harga ayam di tingkat peternak Rp 16.000 per ekor. Saat ini harganya sudah Rp 18.500 per ekor. Jadi naiknya 10% lebih," jelas Kuswoyo, kepada KONTAN, Selasa (25/6).

Berdasarkan reportase KONTAN di sejumlah pasar tradisional, pedagang ayam potong juga sudah menaikkan harga jual dagangannya. Di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, misalnya.

Purwanto, salah satu pedagang ayam potong di sana, mengakui, ada kenaikan harga jual ayam potong di tingkat konsumen. "Saat ini harga ayam potong ke konsumen Rp 32.000 per ekor. Sebelum harga BBM naik, harga ayam potong Rp 28.000 per ekor," kata Purwanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×