kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Harga ayam potong sudah naik 10%


Selasa, 25 Juni 2013 / 11:27 WIB
Harga ayam potong sudah naik 10%
ILUSTRASI. Bawang putih, bahan alami yang bermanfaat menurunkan kolesterol.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai berdampak terhadap melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok. Salah satunya ayam potong.

Kuswoyo, Sekretaris Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) mengakui harga ayam di tingkat peternak sudah merangkak naik. Penyebabnya, karena ongkos untuk mengangkut ayam dan distribusi pakan ternak juga sudah naik.

"Tiga pekan lalu, harga ayam di tingkat peternak Rp 16.000 per ekor. Saat ini harganya sudah Rp 18.500 per ekor. Jadi naiknya 10% lebih," jelas Kuswoyo, kepada KONTAN, Selasa (25/6).

Berdasarkan reportase KONTAN di sejumlah pasar tradisional, pedagang ayam potong juga sudah menaikkan harga jual dagangannya. Di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, misalnya.

Purwanto, salah satu pedagang ayam potong di sana, mengakui, ada kenaikan harga jual ayam potong di tingkat konsumen. "Saat ini harga ayam potong ke konsumen Rp 32.000 per ekor. Sebelum harga BBM naik, harga ayam potong Rp 28.000 per ekor," kata Purwanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×