Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Honda Prospect Motor (HPM) mengungkap strategi bisnis di tengah kabar banyaknya dealer mobil Honda yang tutup diduga akibat menurunnya tren penjualan tahun 2026.
Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy mengatakan bahwa sampai dengan saat ini HPM masih berupaya maksimal untuk melakukan penyesuaian strategi bisnis. Tujuannya agar bisa menjawab setiap adanya perubahan pasar yang semakin dinamis.
"Secara global, kami berfokus pada pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar Asia, termasuk Indonesia, dengan tetap mengedepankan kualitas, performa, dan keandalan," ujar Yusak kepada Kontan, Minggu (12/4/2026).
Baca Juga: Perkuat Jaringan di Kalimantan, Honda Prospect Motor Tambah 5 Dealer Baru Awal 2026
Yusak menyebut bahwa HPM juga akan melakukan penguatan dan penyesuaian jaringan dealer, yang tujuannya untuk memastikan konsumen tetap mendapatkan pengalaman kepemilikan yang optimal.
"Fokus kami bukan pada jumlah jaringan, melainkan pada kualitas layanan dan efektivitas coverage, agar akses tetap mudah, cepat, dan dapat diandalkan," kata Yusak.
HPM juga akan memperkuat pendekatan lifetime yang menghadirkan produk dengan nilai jangka panjang untuk konsumen.
Baca Juga: Honda Siap Produksi Mobil Listrik Lokal di Indonesia, Target Sebelum 2030
"Ke depan, Honda akan terus memperkuat pendekatan lifetime ownership dengan menghadirkan produk yang timeless, reliable, dan memberikan nilai jangka panjang bagi konsumen," tandas Yusak.
Diketahui, berdasarkan data yang diterima Kontan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total wholesales atau pengiriman dari pabrikan ke diler untuk merek Honda sebanyak 13.530 atau setara 6,5%.
Data terakhir wholesales pada bulan Maret 2026, Honda mengirimkan 4.129. Honda pun menduduki peringkat kelima berdasar data Gaikindo.
Baca Juga: Turun di Kuartal III, Honda Klaim Penjualan Brio Satya Masih Tinggi di Segmen LCGC
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













