kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Hunian Hijau Laris, Ciputra Bukukan Penjualan Rp 500 Miliar di Februari 2026


Rabu, 01 April 2026 / 19:05 WIB
Diperbarui Rabu, 01 April 2026 / 20:51 WIB
Hunian Hijau Laris, Ciputra Bukukan Penjualan Rp 500 Miliar di Februari 2026
ILUSTRASI. Ciputra Group (Dok/Ciputra Group)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konsep hunian hijau di kawasan aerotropolis terbukti masih jadi magnet pasar. Ciputra Group mencatat penjualan lebih dari Rp 500 miliar hanya dalam waktu singkat pada Februari 2026 melalui proyek The Forestine di CitraGarden City, Jakarta Barat.

Proyek ini mengusung konsep forest living yang mengedepankan keseimbangan antara hunian modern dan lingkungan alami. Tingginya penjualan disebut mencerminkan kebutuhan masyarakat urban terhadap hunian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan antusiasme konsumen terhadap The Forestine. Capaian penjualan yang berhasil diraih dalam waktu singkat menunjukkan bahwa konsep hunian yang mengutamakan kualitas kawasan dan lingkungan yang baik mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ujar General Manager Sales & Marketing The Forestine, Jimmy Soh, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: Sepanjang 2025, Phapros (PEHA) Kantongi Laba Bersih Rp 27,44 Miliar

Kawasan ini dikembangkan dengan pendekatan berkelanjutan yang mengacu pada standar GREENSHIP Neighborhood dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Lebih dari 25% area dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau, termasuk forest garden, jogging track, hingga ruang komunal untuk mendukung gaya hidup sehat.

Tak hanya itu, proyek ini juga dilengkapi elemen unik seperti instalasi seni berupa 11 patung karya maestro Hendra Gunawan dan penanaman lebih dari 760 pohon untuk memperkuat nuansa alami kawasan.

Dari sisi teknologi, The Forestine mengadopsi konsep smart home dengan fitur seperti smart door lock untuk meningkatkan keamanan sekaligus kemudahan akses bagi penghuni.

Lokasinya yang berada di kawasan aerotropolis juga menjadi nilai jual utama. Akses ke Bandara Soekarno-Hatta hanya sekitar lima menit, serta terhubung langsung dengan sejumlah ruas tol utama.

Deputy General Manager Sales & Marketing The Forestine, Jeffrey Jie, menilai tren hunian kini bergeser. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan lokasi, tetapi juga kualitas lingkungan.

“Saat ini konsumen semakin menyadari pentingnya lingkungan tempat tinggal yang sehat. Kawasan dengan ruang terbuka hijau tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penghuni dalam jangka panjang,” kata Jeffrey.

Ciputra juga melihat peluang besar dari segmen generasi muda, khususnya Gen Z, yang mulai aktif membeli rumah. Perubahan preferensi ini mendorong pengembang menghadirkan hunian yang tidak hanya strategis, tetapi juga ramah lingkungan dan didukung teknologi.

Baca Juga: Mendag Sebut Harga Bapok Selama Ramadan-Lebaran 2026 Turun dari Tahun Lalu

Dengan capaian penjualan yang kuat di awal tahun dan tren permintaan yang terus tumbuh, konsep hunian hijau di kawasan aerotropolis diproyeksikan masih akan menjadi pendorong utama pasar properti ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×