kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.185   32,00   0,18%
  • IDX 4.907   -189,77   -3,72%
  • KOMPAS100 629   -27,75   -4,22%
  • LQ45 498   -20,36   -3,93%
  • ISSI 164   -6,45   -3,79%
  • IDX30 280   -10,96   -3,76%
  • IDXHIDIV20 378   -13,82   -3,53%
  • IDX80 73   -3,14   -4,13%
  • IDXV30 105   -3,78   -3,47%
  • IDXQ30 94   -3,49   -3,58%

Impor LPG capai 5,73 juta mt, pemerintah rogoh subsidi Rp 42,47 triliun


Kamis, 30 Januari 2020 / 17:45 WIB
ILUSTRASI. Impor LPG masih membludak


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

Alimuddin bilang, salah satu pembahasan yang tengah dimatangkan ialah terkait dengan data penerima subsidi dan skema pembayaran subsidi. "Apakah nanti menggunakan sistem barcode atau seperti apa, masih dalam kajian bersama. Selain itu kami juga masih melakukan pematangan data penerima, supaya subsidi benar-benar tepat sasaran dan dapat diterima bagi yang berhak," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika menegaskan, pemerintah tidak bisa serta merta mengubah skema subsidi LPG 3 kg. Pasalnya, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah menjadi Undang-Undang (UU), perhitungan alokasi subsidi untuk LPG 3 kg masih berdasarkan skema yang ada saat ini. Adapun, alokasi subsidi untuk LPG 3 kg tahun 2020 ialah sebesar Rp 50,6 triliun.

Baca Juga: Soal pencabutan subsidi elpiji 3 Kg, Luhut: Tidak ada rencana merugikan masyarakat

Untuk itu, pemerintah perlu terlebih dulu membuat kajian yang matang baik secara regulasi maupun teknis, terutama mengenai kesiapan data, perhitungan keekonomian, dan juga uji coba penerapan di lapangan.

Kardaya menyayangkan, pemerintah terlebih dulu mengeluarkan wacana terkait subsidi LPG 3 kg ini ke publik, padahal belum menyiapkan skema yang matang. "Kalau mau diganti, harus jelas mekanismenya bagaimana? data nya ada nggak? kaji secara matang, diuji cobakan dulu. Harus begitu, karena ini menyangkut hidup orang banyak," kata Kardaya.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×