kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Impor minyak kelapa sawit China diprediksi tertekan karena virus corona


Senin, 03 Februari 2020 / 21:17 WIB
ILUSTRASI. Akibat corona, pengusaha perkirakan permintaan minyak sawit oleh China melambat


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan, permintaan minyak kelapa sawit ke China akan melambat disebabkan virus corona yang tengah merebak.

Meski begitu, Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengatakan, permintaan yang melambat ini tidak hanya terjadi pada komoditas sawit, tetapi pada komoditas lainnya.

Baca Juga: Realisasi serapan biodiesel domestik tahun 2019 lampaui target

"Kalau demand-nya melambat, berarti ekspornya melambat juga. Saya yakin bukan hanya sawit, tetapi di sektor di lainnya juga. Apalagi exposure di komoditas lain juga besar, baja juga besar. Jadi pasti ada efek perlambatan di China," kata Joko, Senin (3/2).

Meski terjadi perlambatan, tetapi Joko optimistis permintaan minyak sawit oleh China akan segera pulih. Dia juga memprediksi kondisi ini hanya bersifat sementara dan kondisinya akan segera membaik. "Biasanya China sangat serius terhadap masalah seperti ini," tambah Joko.

Baca Juga: Aprobi perkirakan ekspor biodiesel sulit dilakukan pada awal 2020




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×