kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indoferro siap terapkan L/C ekspor nickel pig iron


Kamis, 26 Maret 2015 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Promo KFC x Digibank pesan Super Besar New 2 diskon jadi Rp 35.000


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Indoferro mendukung kebijakan yang diambil pemerintah terkait kewajiban penggunaan letter of credit (L/C). Perusahaan tersebut pun tidak mempersoalkan kewajiban penggunaan L/C untuk kegiatan ekspor logam nikel paduan atawa nickel pig iron (NPI).

Anak usaha Growth Steel Group ini siap mengalihkan mekanisme pembayaran dengan metode telegraphic transfer (TT) ke L/C untuk seluruh kegiatan ekspornya.

"Kami sudah menggunakan L/C di sejumlah negara, namun untuk negara tertentu yang hubungan perbankan di negara setempat dengan perbankan internasional kurang baik masih menggunakan L/C," kata Direktur Indoferro Jonatan Handjojo, Kamis (23/4).

Asal tahu saja, pemerintah lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketentuan Penggunaan L/C untuk Ekspor Barang Tertentu, mewajibkan kepada para eksportir untuk mengaplikasikan L/C mulai 1 April mendatang.

Saat ini, Indoferro masih menggunakan TT untuk ekspor NPI ke negara di Semenanjung Timur Tengah, dan India. Sedangkan ekspor ke China, Korea Selatan dan Taiwan telah lama menggunakan L/C.

Ia menambahkan, meskipun waktu tersisa tinggal satu pekan, pihaknya optimistis proses pengalihan TT ke L/C bisa segera dilakukan. "Kami akan paksa buka L/C, daripada nanti malah dituduh menerima kiriman uang dari ISIS atau hasil pencucian uang," ujar Jonatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×