kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Industri Parfum Lokal Semakin Semerbak Wanginya


Kamis, 10 Februari 2022 / 19:07 WIB
ILUSTRASI. Industri parfum lokal mulai menggeliat. Dengan bahan baku yang mudah didapat, seharusnya industri parfum lokal bisa mendunia.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Khomarul Hidayat

Sebagai tambahan informasi saja, sebelumnya pada Oktober 2021,  Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan  Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan sektor industri hilir minyak atsiri (IHMA) agar bisa lebih berdaya saing. 

Apalagi, Indonesia punya potensi ketersediaan bahan baku yang beragam, bahkan menjadi rumah bagi sekitar 40 jenis tanaman atsiri dari 99 jenis tanaman atsiri di dunia. Total produksi minyak atsiri utama Indonesia mencapai 8.500 ton pada tahun 2020.

Putu menyatakan, kunci pengembangan sektor IHMA agar bisa lebih berdaya saing antara lain melalui riset dan inovasi, formulasi produk, serta memanfaatkan teknologi terkini dalam produksi untuk menghasilkan aneka produk hilir yang bernilai tambah tinggi.

“Upaya tersebut perlu didukung dengan fasilitas riset yang memadai, SDM kompeten, dan kemampuan capturing and delivering value to market yang kuat, sehingga Indonesia menjadi produsen berbagai produk turunan minyak atsiri berskala dunia,” kata Putu.

Baca Juga: Kemenperin optimalkan hilirisasi pada industri minyak atsiri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×