kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.486   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.743   -115,66   -1,69%
  • KOMPAS100 897   -18,84   -2,06%
  • LQ45 659   -10,62   -1,59%
  • ISSI 244   -3,93   -1,58%
  • IDX30 373   -4,41   -1,17%
  • IDXHIDIV20 456   -5,79   -1,25%
  • IDX80 102   -1,80   -1,74%
  • IDXV30 130   -1,82   -1,38%
  • IDXQ30 119   -1,21   -1,01%

Ini alasan Angkasa Pura II batasi operasional di Bandara Soetta


Kamis, 18 Juni 2020 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas Satpol PP DKI Jakarta memeriksa dokumen kesehatan dan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta penumpang pesawat setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). PT. Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Soetta


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Angkasa Pura II (Persero) menjelaskan perihal penutupan sebagian Terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada masa pandemi Covid-19.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, selama pandemi tersebut hanya membuka layanan di Terminal 2D dan 2E serta Terminal 3.

Baca Juga: Penerbangan di Bandara Soetta buka sebagian saat corona, ini terminal yang beroperasi

Adapun, untuk sementara waktu, Terminal 1 (1A, 1B, 1C) dan Terminal 2F tidak dioperasikan. Menurutnya, keputusan ini didasari tiga pertimbangan.

"Pertimbangan pertama adalah penyesuaian pola operasional guna membuat Bandara Soekarno-Hatta beraktivitas secara efektif. Saat ini, telah ditetapkan pola operasional Minimum Operation Level I, menyesuaikan dengan lalu lintas penerbangan yang ada," kata Awaluddin dalam siaran resmi, Kamis (18/6).

Baca Juga: Terdampak pandemi Covid-19, Angkasa Pura II tahan ekspansi dan pangkas belanja modal

Awaluddin menyebut, penyesuaian pola operasional dilakukan dengan menutup Terminal 1 dan Terminal 2F. Sementara itu Terminal 2D dan 2E serta Terminal 3 kami nilai yang paling mampu mengakomodir pergerakan penumpang.




TERBARU

[X]
×