kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini faktor yang menopang kenaikan EBITDA Apexindo (APEX) hingga kuartal III


Rabu, 08 Desember 2021 / 18:44 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan kontraktor pertambangan migas, PT Apexindo Pratama Duta Tbk atau APEX. Foto Dok APEX (dari annual report)


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Selain itu, Pretycia juga membahas lebih rinci mengenai strategi efisiensi biaya. Dia memaparkan bahwa strategi efisiensi ini dilaksanakan dengan ketat pada rig yang beroperasi maupun yang tidak beroperasi. “Untuk rig yang tidak beroperasi kami lakukan pengetatan biaya," ujar dia.

"Kemudian untuk rig yang bekerja bagaimana caranya operasi bisa berjalan dengan efisien sehingga biaya semakin bisa ditekan. Tentu saja, kami juga mementingkan kesejahteraan karyawan kami dan aspek keamanan,” tegasnya.

Alhasil, dengan naiknya EBITDA ini otomatis laba kotor APEX juga ingin menanjak. Tercatat, laba kotor naik lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya US$ 7,25 juta di 9 bulan 2020 menjadi US$ 14,96 juta di September 2021.

Setelah dikurangi beban-beban dan pajak, Apexindo mencatatkan laba bersih senilai US$ 2,97 juta dari yang sebelumnya rugi bersih sebesar US$ 14,20 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Sampai dengan September 2021, APEX telah menyerap belanja modal sebesar US$ 13 juta untuk keperluan investasi baru sesuai dengan permintaan klien dalam kontrak dan perawatan berkala seperti dry dock untuk rig off shore.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×