kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kadin minta karyawan asing di periklanan dibatasi


Rabu, 01 Oktober 2014 / 21:14 WIB
Kadin minta karyawan asing di periklanan dibatasi
ILUSTRASI. 4 titik tubuh yang harus dihindari saat menggunakan parfum.


Reporter: Benedictus Bina Naratama | Editor: Hendra Gunawan

Jakarta. Demi mengoptimalkan industri kreatif khususnya pada bidang periklanan, Kamar Dagang Indoensia (Kadin) mengharapkan adanya pembatasan tenaga kerja asing di Indonesia.

Komite Tetap Periklanan dan Media Kadin Indonesia, Harris Thajeb menuturkan, meskipun Indonesia telah mampu melahirkan tenaga kerja periklanan yang memiliki keterampilan kompetitif, tetap saja penempatan tenaga kerja asing saat ini melebihi prinsip keseimbangan di dalam satu agency.

"Diperlukan adanya pembatasan jumlah tenaga kerja asing. Saya berharap nantinya dari setiap satu tenaga kerja asing di sebuah agency, terdapat lima puluh tenaga kerja lokal," kata Harris, Rabu (1/10).

Dengan perbandingan 1:50 ini, diharapkan tenaga kerja Indonesia tidak tenggelam oleh tenaga kerja asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×