kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kemarau tingkatkan penjualan minuman ringan 5%-7%


Selasa, 30 September 2014 / 22:18 WIB
ILUSTRASI. Logo HUT Kopassus 2023. 


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kemarau yang panjang yang terjadi selama kurang lebih satu bulan terakhir diperkirakan memicu penjualan minuman ringan sebesar 5%-7% dari bulan biasanya.  

Untuk memenuhi permintaan tersebut, pelaku industri minuman ringan sebelumnya telah mempersiapkan stok.

Triyono, Ketua Asosiasi Minuman Ringan mengatakan pelaku di industri minuman sudah sejak beberapa bulan terakhir ini memproduksi lebih banyak minuman untuk mengantisipasi peningkatan permintaan. Namun peningkatan produksi tersebut dipersiapkan bukan untuk menghadapi musim kering, melainkan untuk  mengantisipasi permintaan minuman ringan di akhir tahun yang memang biasanya meningkat.

Ia mengatakan biasanya peningkatan permintaan yang besar saat tahun baru di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, Manado, dan lainnya.

Meski begitu, Triyono mengakui bahwa memang ada peningkatan permintaan minuman akibat musim kering belakangan ini. Hanya saja kata dia, pihaknya belum memiliki angka pasti peningkatan tersebut. "Data kongkritnya belum ada. Tapi melihat tren-tren di tahun-tahun sebelumnya saat kemarau ada peningkatan penjualan 5%-7% dari bulan biasanya," ujar Triyono kepada KONTAN, Selasa (30/9). 

Ia mengatakan peningkatan permintaan itu dikarenakan saat panas, orang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengonsumsi minuman ringan. Peningkatan permintaan tersebut, biasanya terjadi di kota-kota besar. Sebab warga kota memiliki mobilitas lebih tinggi,  sehingga lebih rentan terhadap cuaca panas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×