kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   6.000   0,20%
  • USD/IDR 16.790   7,00   0,04%
  • IDX 8.209   -25,93   -0,31%
  • KOMPAS100 1.154   -3,41   -0,29%
  • LQ45 832   -5,44   -0,65%
  • ISSI 292   -0,39   -0,13%
  • IDX30 440   -3,54   -0,80%
  • IDXHIDIV20 528   -5,60   -1,05%
  • IDX80 129   -0,63   -0,49%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,86%
  • IDXQ30 142   -1,41   -0,99%

Lintasarta Perkuat Solusi Lintas AI Terintegrasi


Jumat, 27 Februari 2026 / 12:06 WIB
Lintasarta Perkuat Solusi Lintas AI Terintegrasi


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lintasarta memperkuat solusi lintas AI terintegrasi untuk menjawab tantangan implementasi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri. Bukan sekadar menawarkan platform, perusahaan ini memosisikan diri sebagai penyedia solusi digital terintegrasi yang mampu mengorkestrasi kebutuhan AI dari hulu hingga hilir dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman.

Seiring meningkatnya adopsi AI, banyak perusahaan sebenarnya telah memiliki strategi dan rencana pengembangan. Namun pada tahap implementasi, tantangan kerap muncul, mulai dari kompleksitas integrasi dengan sistem existing, keterbatasan infrastruktur, hingga proses pengadaan (procurement) yang panjang sebelum solusi dapat digunakan secara operasional. Di sisi lain, isu keamanan dan kedaulatan data juga menjadi perhatian utama.

Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro, menilai Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang kuat. Namun, agar dampaknya optimal, dibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan berbagai solusi, memperkuat kolaborasi ekosistem, sekaligus memastikan keamanan data dan percepatan implementasi secara terukur.

Baca Juga: Kolaborasi Lintasarta dan Starlink Bikin Akses Internet Satelit Tumbuh 400%

Menurutnya, model AI marketspace memungkinkan solusi diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam satu ekosistem yang terstruktur. “Dengan pendekatan ini, industri dapat mengurangi kompleksitas teknis sekaligus mempercepat time-to-value dari investasi AI yang dilakukan,” kata  Nurendrantoro dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026)

Sebagai kendaraan integrasi, Lintasarta mengembangkan AI Marketspace berbasis pendekatan 4C, yakni Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud guna mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjaga keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration dalam mengorkestrasi ekosistem. Fondasi ini dirancang agar solusi digital dan AI dapat diterapkan lebih cepat, aman, dan terukur sesuai kebutuhan industri.

Implementasi konkret dari strategi tersebut diwujudkan melalui Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU). Melalui LAMPU, berbagai layanan seperti Software as a Service (SaaS), compute services, Application Programming Interface (API) services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics diorkestrasi dalam satu ekosistem. Sehingga perusahaan tidak perlu lagi membangun integrasi secara terpisah, melainkan dapat memanfaatkan solusi yang sudah terkoneksi dan siap dikembangkan.

Baca Juga: Lintasarta Genjot Optimalisasi Layanan AI di Era Digitalisasi

Di tengah momentum pertumbuhan ekonomi digital nasional, langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan AI regional. Dengan pendekatan AI marketspace, Lintasarta menegaskan perannya sebagai enabler dan ecosystem builder dalam mendorong percepatan transformasi AI nasional, sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×