kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Maskapai hanya ingin ambilalih rute gemuk Mandala


Selasa, 01 Juli 2014 / 12:33 WIB
ILUSTRASI. Proyeksikan bisnis data center tumbuh 26% tahun ini, Telkom Indonesia (TLKM) terus lakukan ekspansi


Reporter: Fahriyadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Mandala Airlines akan resmi berhenti beroperasi mulai hari ini, Selasa (1/7). Dengan berhentinya operasional Mandala, sejumlah maskapai penerbangan berminat mengambil alih rute penerbangan milik Mandala ini.

Menteri Perhubungan Evert Ernest Mangindaan menyatakan, masih menunggu keseriusan sejumlah maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia dan Lion Air untuk mengambil rute milik Mandala ini. "Semua maskapai memilih rute gemuk yang banyak penumpangnya. Sedangkan ada pula rute yang relatif sedikit penumpangnya. Makanya, kami akan rapatkan setelah lebaran rute mana yang bisa diambil," ujarnya, Selasa (1/7).

Rute gemuk ini antara lain Surabaya, Bali, Medan, dan beberapa rute luar negeri.

Soal Mandala yang berhenti beroperasi, Mangindaan bilang itu masalah internal perusahaan dan pemerintah tidak akan ikut campur. Namun begitu pemerintah akan mengimbau mereka jangan sampai bangkrut. Seperti diketahui, Mandala berhenti beroperasi. Hal ini dikarenakan maskapai itu tak mampu lagi membiayai operasional armadanya.

Penghentian operasional ini telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×