kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menanti mitra pengganti di Blok Masela dan Deep Water Development


Jumat, 16 Juli 2021 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. Peta blok Masela. Menanti mitra pengganti di Blok Masela dan Deep Water Development


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

"Kapan (rampung) tentunya sangat bergantung kondisi. IDD kan Production SHaring Contract (PSC) expired di 2027 ini juga jadi pertimbangan. Tapi kalau melihat perkembangan diskusi menurut kami satu poin ini tidak begitu big deal untuk mereka selesaikan," kata Fatar.

Fatar menambahkan, SKK Migas terus menyurati CPI agar proses peralihan hak partisipasi bisa segera dirampungkan. Pihak ENI juga disebut berencana mengembangkan area Kutai Basin jika nantinya jadi mengelola IDD.

"Mudah-mudahan dalam tahun ini kalau bisa selesai, ENI akan ajukan konsep pengembangan baru," jelas Fatar.

Selanjutnya: Investor ramai-ramai hengkang, lampu kuning industri hulu migas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×