kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Menengok PLTP Lahendong yang pasok 21,33% listrik di Sulawesi Utara Gorontalo


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:00 WIB
Menengok PLTP Lahendong yang pasok 21,33% listrik di Sulawesi Utara Gorontalo
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Sulawesi Utara


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Ia menambahkan, hingga awal tahun ini kinerja produksi area Lahendong menunjukkan indikasi yang baik. Kendati demikian, ia mengakui pada tahun 2019 lalu produksi hanya mencapai 94% dari target.

"Bukan karena ketidaksanggupan area Lahendong tetapi akibat pengaturan beban oleh PLN. Selain itu, waktu pemeliharaan rutin tahunan memakan waktu yang lebih lama sehingga produksi berkurang," jelas Salvius.

Ia memastikan, target produksi di 2020 dapat tercapai seiring rencana persiapan produksi sejumlah sumur.

Salvius melanjutkan, sejumlah kendala kerap ditemui dalam upaya pengembangan panas bumi area Lahendong seperti topografi.

Baca Juga: PLTP Muara Laboh Tahap I terangi 340.000 rumah dan serap 1.800 tenaga kerja

"Sumur-sumur reinjeksi berada jauh dan memiliki elevasi yang lebih tinggi daripada sumur produksi. Lalu masalah dalam lubang sumur produksi yang berpengaruh pada laju air uap yang mengarah ke PLTP," terang Salvius.

Ia mengungkapkan, ada sejumlah langka yang dioptimalkan demi mengatasi kendala tersebut, antara lain pengeboran make up, kerja ulang sumur dan hole cleaning.

Disisi lain, Kepala Subdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi, Direktorat Panas Bumi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM Budi Herdiyanto menuturkan, pemerintah mengambil sejumlah langkah demi mengembangkan panas bumi.

"Ada sejumlah upaya terobosan yang dilakukan seperti pengembangan panas bumi di wilayah timur, penugasan kepada BUMN, penyederhanaan perizinan serta penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi," jelas Budi dalam kesempatan yang sama.

Budi melanjutkan, akses lahan, insentif dan pendanaan kerap menjadi hambatan dalam mengembangkan panas bumi.


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×