kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Naik 3,2%, Kementerian ESDM Targetkan DMO Batubara Dalam Negeri 220 Juta Ton di 2024


Minggu, 18 Februari 2024 / 14:14 WIB
Naik 3,2%, Kementerian ESDM Targetkan DMO Batubara Dalam Negeri 220 Juta Ton di 2024
ILUSTRASI. Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Priok, Kamis (3/2/2022). Naik 3,2%, Kementerian ESDM Targetkan DMO Batubara Dalam Negeri 220 Juta Ton di 2024.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

“Seluruh perusahaan pertambangan batubara wajib untuk menyisihkan 25% dari produksinya untuk pasokan ke dalam negeri. Adapun tiga perusahaan terbesar yang memasok DMO yaitu Kaltim Prima Coal (KPC), Adaro Indonesia, dan Bukit Asam,” ujarnya saat dihubungi terpisah. 

Secara umum, APBI melihat kondisi pasar batubara termal global dalam dua tahun terakhir ini dalam kondisi pasokannya jauh melebihi permintaan alias oversupply

Dari sisi permintaan global, permintaan akan batubara termal di 2022 ke 2023 terus mengalami peningkatan meski secara persentase kecil yaitu di rentang 1%-2%. 

Baca Juga: Pencapaian EBT Timpang Dibanding Peningkatan Pemanfaatan Batubara di 2023

Sedangkan di sisi produksi, terjadi peningkatan drastis termasuk produksi dari negara-negara eksportir seperti Indonesia dan Australia serta negara-negara importir utama batubara dunia yaitu Tiongkok dan India.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×