kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

PalmCo Pacu Ekspor CPO dan Genjot Efisiensi Digenjot


Kamis, 05 November 2026 / 18:42 WIB
PalmCo Pacu Ekspor CPO dan Genjot Efisiensi Digenjot
ILUSTRASI. Rapat Pimpinan (Rapim) Kuarta IV 2026 Palmco


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki kuartal IV-2026, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV PalmCo) memperkuat strategi operasional dan finansial untuk mengejar target akhir tahun. Perusahaan memprioritaskan peningkatan ekspor langsung crude palm oil (CPO), efisiensi biaya produksi, serta transformasi menuju tata kelola perkebunan presisi.

Strategi tersebut menjadi agenda utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) kuartal IV-2026 yang melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, kepala divisi, hingga manajemen regional. Konsolidasi ini diarahkan untuk memastikan seluruh lini operasional berkontribusi terhadap pencapaian target perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan, pengawalan produksi dari hulu hingga hilir menjadi kunci mengoptimalkan sisa waktu menuju tutup tahun. Selain menjaga volume produksi, perusahaan harus memastikan kepastian pasokan, mutu produk, dan kelancaran logistik untuk menopang ekspansi ekspor langsung.

"Tahun ini kita melakukan inisiatif untuk memperluas pasar melalui direct export. Namun, kuncinya tetap berada pada pengawalan produksi di lapangan, memastikan kepastian pasokan, serta menjaga mutu yang ketat mulai dari proses di pabrik hingga manajemen logistik," ujar Jatmiko dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: PTPN IV PalmCo dan Kemendag Jalin Kerjasama Raih Pasar Ekspor melalui InaExport

Sejalan dengan ekspansi pasar, PalmCo menekan cash cost melalui program Go Lean dan Go Secure. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat efisiensi operasional sekaligus menjaga margin dan profitabilitas perusahaan.

Tak hanya produksi dan penjualan, PalmCo juga memperketat pengelolaan aset. Seluruh aset perusahaan dipastikan berada dalam penguasaan fisik dan memiliki kepastian legalitas guna memitigasi risiko operasional maupun potensi sengketa.

Pada saat bersamaan, perusahaan mengoptimalkan inisiatif green business untuk menciptakan sumber nilai tambah. Upaya tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas methane capture serta peningkatan penjualan cangkang sawit sebagai produk samping pengolahan.

Sementara itu, Komisaris Utama PTPN IV PalmCo Desrial menegaskan, keunggulan perusahaan perkebunan ke depan tidak lagi ditentukan oleh luas lahan, melainkan kemampuan meningkatkan produktivitas per hektare dan mengoptimalkan alokasi biaya.

Baca Juga: Laba PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3%, Ini Faktor Pendorongnya

Menurut dia, industri perkebunan menuntut perusahaan untuk menerapkan konsep smart plantation melalui integrasi mekanisasi operasional di lapangan dan digitalisasi sistem perusahaan.

“Transformasi ini menjadi keharusan. Mekanisasi diperlukan untuk menstandarkan proses operasional dan meningkatkan efisiensi waktu. Sementara itu, digitalisasi memastikan pelaporan dan pengambilan keputusan manajerial berlangsung lebih cepat, objektif, serta berbasis data terkini. Keduanya harus berjalan beriringan agar tindakan korektif di lapangan dapat segera dilakukan,” ujar Desrial.

Selain produktivitas, Dewan Komisaris menekankan pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini manajemen. Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (IKA) harus menjadi bagian dari pelaksanaan operasional sehari-hari.

Pengawasan juga perlu dilakukan secara berjenjang, mulai dari lini pelaksana terdepan, untuk mencegah potensi penyimpangan administratif maupun operasional.

Dengan memperkuat pencapaian target produksi, memperluas pasar global, dan meningkatkan pengawasan internal, PTPN IV PalmCo optimistis dapat mempertahankan tren kinerja positif hingga kuartal III-2026. Perseroan menargetkan kinerja tersebut terus meningkat hingga akhir tahun buku 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×