kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Penerbangan perdana NAM Air diundur lagi


Jumat, 08 November 2013 / 21:50 WIB
Penerbangan perdana NAM Air diundur lagi
ILUSTRASI. GoTo Gojek Tokopedia


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Sriwijaya Air menargetkan anak usahanya yaitu NAM Air bisa mengudara pada November tahun ini. Target tersebut mundur dari yang pernah ditetapkan yaitu pada 1 Oktober 2013.   

Dalam keterangan tertulisnya, anak usaha Sriwijaya Air ini akan diproyeksikan menjadi maskapai pengumpan (feeder) Sriwijaya Air. Sehingga wilayah-wilayah yang paling dalam seperti Kotamadya dan Kabupaten akan dapat dijangkau oleh Sriwijaya Air dan NAM Air.

Agus Soedjono, Senior manager Corporate Communication Sriwijaya Air, mengatakan jika tidak ada aral melintang, NAM akan melakukan penerbangan perdana pada November 2013  dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkal Pinang-Jakarta.

“Saat ini proses pengurusan NAM Air sudah masuk fase akhir. Jika tidak ada kendala, November ini NAM Air akan melakukan penerbangan perdana ke Pangkal Pinang,” ujarnya, Jumat (8/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini Sriwijaya Air masih menunggu Air Operator Certificate (AOC) dari Kementerian Perhubungan. Nantinya, Sriwijaya Air bakal memegang AOC 121, yaitu sertifikat yang diberikan kepada maskapai yang mengoperasikan pesawat berkapasitas di atas 30 tempat duduk (seat).

"Rata-rata AOC bakal keluar setelah kontrak pesawat selesai," kata Toto Nursatyo, Direktur Komersial Sriwijaya Air, Agustus lalu. Toto menuturkan, Nam Air diproyeksikan menjadi pengumpan (feeder) bagi maskapai Sriwijaya Air yang bakal menerbangi rute-rute seperti Labuan Bajo, Ende, Larantuka, dan Rote. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×