CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pengusaha fesyen dan kerajinan keluhkan serbuan produk tiruan dari China


Selasa, 13 Desember 2011 / 16:02 WIB
Apa saja yang harus dihindari dan dilakukan agar kucing tidak stres di rumah.


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pengusaha fesyen dan kerajinan mengeluhkan serbuan produk tiruan asal China yang terus membanjiri pasar domestik.

"Kami andalkan konsumsi pasar domestik jelang Lebaran dan Natal. Itu yang menopang pertumbuhan konsumsi dalam negeri," ungkap Ketua Himpunan Perajin Indonesia (Himpi) Siti Suprapti, Selasa (13/12).

Lihat saja, selama periode Januari-Mei 2011 tercatat impor kerajinan sebesar US$ 186,18 juta yang meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 173,17 juta.

Impor kerajinan itu paling dominan berasal dari China dengan porsi 46,3%. Kontribusi terbesar produk impor yang membanjiri Indonesia berasal dari Hongkong sebesar 11,8% dan Korea Selatan 10,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×